Konsumsi Budaya dalam Era Streaming: Bagaimana Netflik Menentukan Selera Budaya Generasi Milenial
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi dampak penggunaan Netflix terhadap pembentukan selera budaya generasi milenial di Indonesia. Dalam era digital yang didominasi oleh platform streaming, Netflix menjadi salah satu aktor utama yang mempengaruhi preferensi budaya generasi ini. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, penelitian ini melibatkan 25 responden milenial yang merupakan pengguna aktif Netflix. Temuan menunjukkan bahwa algoritma personalisasi Netflix memainkan peran signifikan dalam menentukan pilihan konten yang dikonsumsi, di mana 80% responden cenderung mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh platform ini. Akibatnya, terjadi keterbatasan eksplorasi terhadap konten di luar preferensi yang sudah ada, yang berpotensi menyebabkan homogenisasi selera budaya. Meskipun demikian, Netflix juga membuka akses ke berbagai konten internasional, memberikan peluang bagi responden untuk memperkaya wawasan budaya mereka dengan mengakses konten yang sebelumnya sulit dijangkau. Penelitian ini menyoroti dualitas peran Netflix sebagai agen budaya, di mana di satu sisi dapat memperkaya keberagaman budaya, namun di sisi lain berpotensi mengurangi eksposur terhadap konten non-dominan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk lebih proaktif dalam memilih dan mengeksplorasi konten guna memastikan keberagaman budaya tetap terjaga dalam ekosistem media digital yang semakin global.