Articles
Open Access

Pengendalian Hipertensi Lansia dengan Program Merona

1 Universitas Riau ROR
2 Departemen Keperawatan Komunitas, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Hipertensi sebagai pembunuh diam-diam (silent killer) merupakan masalah kesehatan paling banyak dialami lansia. Pengendalian hipertensi pada lansia sangat diperlukan untuk mengurangi komplikasi hipertensi. Berdasarkan kondisi tersebut dikembangkan Program MERONA. Tujuan yaitu memberikan gambaran pelaksanaan program merona pada lansia dengan hipertensi. Metode yang digunakan yaitu studi kasus keluarga dan agregat menggunakan pendekatan proses keperawatan keluarga dan komunitas dengan melibatkan 10 keluarga binaan dan 60 lansia di komunitas yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Program ini merupakan integrasi manajemen diri hipertensi dan terapi relaksasi yaitu terapi musik, relaksasi otot progresif dan relaksasi nafas dalam yang dilaksanakan selama 12 minggu. Evaluasi terhadap perubahan perilaku lansia dan kemandirian keluarga dilakukan pada akhir minggu ke 12 menggunakan kuesioner. Pengukuran tekanan darah dilakukan pada minggu ke 4, 8 dan 12. Hasil implementasi yaitu diperoleh peningkatan perilaku lansia, peningkatan tingkat kemandirian keluarga, dan penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik secara bermakna (p<0,05). Program MERONA disarankan dapat diaplikasikan dalam pelayanan kesehatan komunitas.

Referensi

1
Allender JA., Rector C., Warner KD (2014). Community & Public Health Nursing.Wolters Kluwer Health; Lippincott William &Wilkins.
2
American Heart Association, Newsroom. (2017). High Blood Pressure Redefined for First Time in 14 Years: 130 Is the New High, American Heart Association / American College of Cardiology guidelines.
3
Amigo, T. A. E., Sahar, J., & Sukihananto. (2012). Hubungan Karakteristik dan Pelaksanaan Tugas Perawatan Kesehatan Keluarga Dengan Status Kesehatan Pada Aggregate Lansia Dengan Hipertensi Di Kecamatan Jetis Yogyakarta. Universitas Indonesia, Depok -- Indonesia.
4
Anderson, E., McFarlane, J. (2004). Community as Partner: Theory and Practice in Nursing, 4th edition. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
5
Astuti, N.F., Rekawati, E., & Kusumawati, D.N. (2019). Decreased blood pressure among community dwelling older adults following progressive muscle relaxation and music therapy (RESIK). BMC Nurs. 2019; 18 (Suppl 1): 36.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Pengendalian Hipertensi Lansia dengan Program Merona. J Keskom [Internet]. 31 Desember 2021 [dikutip 18 Agustus 2026];7(3):347-53. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1028

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama