Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit X Pekanbaru
Abstrak
Perawat memiliki resiko kelelahan kerja cukup tinggi. Efek kelelahan ini sangat membahayakan kesehatan pasien dan mempengaruhi kualitas pelayanan di rumah sakit. Gejala kelelahan yang sering dikeluhkan perawat seperti penurunan konsentrasi, sering menguap, dan lelah seluruh badan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelelahan kerja perawat di RS X Pekanbaru dengan menganalisis hubungan masa kerja, penerangan, status gizi dan shift kerja serta faktor dominan yang mempengaruhi kelelahan kerja. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini 60 orang (total sampling). Analisis data menggunakan chi square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel yang mempengaruhi kelelahan kerja perawat RS X Pekanbaru adalah penerangan dan status gizi perawat. Faktor dominan yang mempengaruhi kelelahan kerja perawat adalah penerangan. Kepada pihak Rumah Sakit untuk meningkatkan kualitas pencahayaan di tempat kerja khususnya ruang rawat inap dengan diupayakan memberikan penerangan yang memadai sesuai dengan standar PERMENKES No. 7 Tahun 2019 yaitu sebesar 250 lux.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.