Articles
Open Access

Konseling Teman tentang Keterampilan Reproduksi Kesehatan Remaja

1 Universitas dr. Soebandi
Unduh PDF

Abstrak

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa perubahan pada diri seseorang dari masa kanak-kanak hingga dewasa yang terjadi melalui beberapa perubahan, yaitu perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Secara umum remaja Indonesia saat ini sedang mengalami kerentanan terhadap permasalahan dan ancaman kesehatan, khususnya permasalahan seksual, seks bebas, dan kesehatan reproduksi. Keberadaan Pusat Informasi dan Konseling adalah untuk memenuhi kebutuhan remaja akan informasi kesehatan reproduksi dan seksualitas tanpa ragu dan malu karena informasi tersebut akan mereka peroleh dari teman sebaya melalui konseling sebaya. Metode: Populasi yang digunakan adalah siswa SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember yang berjumlah 80 siswa. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan non-equivalent control group pre-and post-test. Variabel yang diukur adalah pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja terkait kesehatan reproduksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan regresi linier diperoleh nilai konseling teman sebaya pada pengetahuan (p=0.000; R=0.254), sikap (p=0.000; R square=0.432), dan keterampilan (p=0.000; R square = 0.191). Kesimpulan: Konseling sebaya dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada siswi SMP serta penyalahgunaan narkoba dan narkoba. Diharapkan pihak sekolah terus menjalin kerjasama dengan lembaga atau layanan pendidikan kesehatan untuk terus meningkatkan kemampuan konselor yang mengikuti konseling sebaya.

Referensi

1
Nurfazriah I, Sunjaya DK, Susanah S. The Peer Counseling Model in Adolescents Reproductive Health for Senior High School Students. Glob Med Heal Commun. 2018;6(3):209–19.
2
Asmara T. Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Peer group Dalam Meningkatkan Konsep Diri Siswa Kelas III A di SMP Mardisiswa 1 Semarang Tahun Pelajaran …. 2007; Available from: https://lib.unnes.ac.id/1203/
3
Santrock j. W. Adolescence:perkembangan remaja (edisi keenam). (terjemahan shinto b. Adelar dan sherly saragih). Erlangga, editor. 2012.
4
Suriani, Hermansyah. Pengaruh Peer Group terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. J Ilmu Keperawatan [Internet]. 2014;23–9. Available from: http://jurnal.unsyiah.ac.id/JIK/article/view/5186/4352
5
Ghasemi V, Simbar M, Fakari FR, Naz MSG, Kiani Z. The effect of peer education on health promotion of iranian adolescents: A systematic review. Int J Pediatr. 2019;7(3):9139–57.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Konseling Teman tentang Keterampilan Reproduksi Kesehatan Remaja. J Keskom [Internet]. 6 April 2024 [dikutip 18 Agustus 2026];10(1):96-103. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1647