Articles
Open Access

Efektivitas Board Game Codenames terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif dan Interaksi Sosial Pasien

1 Universitas Hasanuddin ROR
2 STIK Stella Maris Makassar
Unduh PDF

Abstrak

Gangguan fungsi kognitif dan interaksi sosial merupakan masalah umum pada pasien pasca-stroke yang menghambat rehabilitasi. Board game Codenames, dengan mekanisme asosiasi kata dan kerja sama tim, berpotensi menjadi media intervensi untuk menstimulasi kemampuan kognitif sekaligus memperkuat interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan board game Codenames terhadap peningkatan fungsi kognitif dan interaksi sosial pasien pasca-stroke. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test control group, melibatkan 50 responden yang dibagi ke dalam kelompok intervensi (n=25) dan kelompok kontrol (n=25). Instrumen yang digunakan adalah Montreal Cognitive Assessment-Indonesia (MoCA-Ina) untuk mengukur fungsi kognitif dan The Rand Social Health Battery (RSHB) untuk menilai interaksi sosial. Pengambilan data dilakukan pada Juli–Agustus 2025 di Stroke Center Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan fungsi kognitif pada kelompok intervensi dengan nilai p=0,000, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perbedaan bermakna (p=0,972). Pada aspek interaksi sosial, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan dari pre-test ke post-test (p=0,000), meskipun uji antar kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,853). Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan Codenames dapat menjadi metode terapi komplementer yang efektif dalam stimulasi fungsi kognitif dan berpotensi meningkatkan kualitas interaksi sosial pasien stroke bila diintegrasikan secara berulang dengan dukungan keluarga. Simpulan: Board game Codenames efektif meningkatkan fungsi kognitif pasien stroke dan berpotensi mendukung interaksi sosial, sehingga tenaga kesehatan, khususnya perawat, disarankan mengintegrasikan intervensi berbasis permainan dalam program rehabilitasi.

Referensi

1
1. WHO. World Stroke Day 2022. 2022; Available from: https://www.who.int/srilanka/news/detail/29-10-2022-world-stroke-day-2022
2
2. Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) [Internet]. 2023. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
3
3. Mulhern M. Cognitive Rehabilitation Interventions for Post-Stroke Populations. Delaware J Public Heal. 2023;9(3).
4
4. Mehdipanah R, Levine DA, Langa KM. Differential impact of stroke on cognitive impairment in Mexican Americans and non-Hispanic White Americans. 2023;53(11):3394–400.
5
5. Xuefang L, Guihua W, Fengru M. The effect of early cognitive training and rehabilitation for patients with cognitive dysfunction in stroke. Int J Methods Psychiatr Res. 2021;30(3):1–11.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Efektivitas Board Game Codenames terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif dan Interaksi Sosial Pasien. J Keskom [Internet]. 30 Desember 2025 [dikutip 18 Agustus 2026];11(3):656-65. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/2353

Artikel Serupa

1-10 dari 96

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama