Analisis Perilaku Personal Hygiene dan Tingkat Stres dengan Kejadian Keputihan Patologis pada Remaja Putri di SMK N 6 Padang
Abstrak
Kejadian keputihan wanita Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKKRI) terus mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga 2021. Keputihan dapat disebabkan oleh personal hygiene yang kurang baik serta kondisi stres yang akan memengaruhi kerja hormon di dalam tubuh wanita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku personal hygiene dan tingkat stres dengan kejadian keputihan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di SMK N 6 Padang pada bulan Maret 2025 hingga September 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 278 remaja putri yang diambil menggunakan teknik proportional stratified sampling. Pengolahan data di analisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku personal hygiene yang baik (50,0%), tingkat stres sedang (83,5%) dan mengalami keputihan patologis (24,8%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri (p = 0,001) serta ada hubungan tingkat stres dengan kejadian keputihan pada remaja putri (p = 0,005). Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan antara perilaku personal hygiene dan tingkat stres dengan kejadian keputihan pada remaja putri di SMK N 6 Padang. Disarankan kepada remaja putri agar dapat mempertahankan perilaku personal hygiene yang baik dan senantiasa menjaga kebersihan diri serta mengelola stres dengan baik.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.