Articles
Open Access

Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kolesterol: Cross-sectional study

Unduh PDF

Abstrak

Peningkatan prevalensi hiperkolesterolemia pada pegawai dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular serta produktivitas kerja. Di Indonesia, hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa 35,9% penduduk dewasa memiliki kadar kolesterol tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kadar kolesterol total pada pegawai serta menentukan faktor yang paling dominan memengaruhi peningkatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Data diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan berkala (medical check up) perusahaan dan kuesioner aktivitas fisik menggunakan International Physical Activity Questionnaire. Variabel independen meliputi umur, tekanan darah, kebiasaan merokok, obesitas, rutinitas olahraga, dan jenis kelamin, sedangkan variabel dependen adalah kadar kolesterol total. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik biner. Tekanan darah tinggi (PR = 16,5; p < 0,001), obesitas (PR = 3,646; p = 0,035), dan rutinitas olahraga yang tidak teratur (PR = 5,633; p = 0,013) berhubungan signifikan dengan kadar kolesterol total. Analisis multivariat menunjukkan tekanan darah tinggi sebagai faktor risiko paling dominan yang memengaruhi peningkatan kadar kolesterol total (PR = 15,569; p < 0,001). Pengendalian tekanan darah, olahraga rutin, dan pengaturan berat badan menjadi strategi penting dalam peningkatan kesehatan kerja pegawai.

Referensi

1
1. World Health Organization. World Heart Report. 2023. Report.
2
2. PERKENI. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia. Edisi Pertama Jakarta: PB Perkeni. 2019.
3
3. Grundy SM, Stone NJ, Bailey AL, Beam C, Birtcher KK, Blumenthal RS, et al. 2018 AHA/ACC/AACVPR/AAPA/ABC/ACPM/ADA/AGS/APhA/ASPC/NLA/PCNA Guideline on the Management of Blood Cholesterol: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. Circulation. Lippincott Williams and Wilkins; 2019. p. E1082–143. doi:10.1161/CIR.0000000000000625 PubMed PMID: 30586774.
4
4. Mahmood SS, Levy D, Vasan RS, Wang TJ. The Framingham Heart Study and the epidemiology of cardiovascular disease: A historical perspective. The Lancet. Elsevier B.V.; 2014. p. 999–1008. doi:10.1016/S0140-6736(13)61752-3 PubMed PMID: 24084292.
5
5. Fang YY, Huang CY, Hsu MC. Effectiveness of a physical activity program on weight, physical fitness, occupational stress, job satisfaction and quality of life of overweight employees in high-tech industries: a randomized controlled study. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics. 2019 Oct 2;25(4):621–9. doi:10.1080/10803548.2018.1438839
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kolesterol: Cross-sectional study. J Keskom [Internet]. 31 Maret 2026 [dikutip 28 Juli 2026];12(1):34-41. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/2412

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama