Analisis Pembentukan Wadah UKK Kelompok Tani Sawit Desa Suka Maju, Wilayah Kerja Puskesmas Tapung Hilir I, Kabupaten kampar tahun 2018.
Analysis Establishment The Work Health Efforts Of Palm Oil Farmers Group In Suka Maju Village, Tapung Hilir I Primary Health Center, Kampar District In 2018
Abstrak
Latar belakang: Upaya Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) masih menjadi permasalahan yang sulit diselesaikan, khususnya pada sektor informal. Disisi lain, pekerjaan di sektor informal berisiko menimbulkan dampak negatif akibat pekerjaan yaitu kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang dapat membahayakan status kesehatan dari pekerja yang bekerja. Kendala dalam pengelolaan K3 sektor informal adalah belum adanya wadah bagi pekerja dalam menjalankan upaya K3 di sektor informal, yang seharusnya terintegrasi kedalam program puskesmas.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif disain studi evaluasi, dengan informan dari unsur puskesmas, desa, dan kelompok tani. Perolehan informasi melalui upaya wawancara, brainstorming, observasi dan penelusuran dokumen.
Hasil: Hasil peneitian menunjukan bahwa puskesmas massih terkendala komponen sumber daya manusia, sedangkan komponen sumber daya dana dan fasilitas telah terpenuhi. Pada unsur penanggung jawab (Desa) semua sumber daya telah terpebuhi, hanya butuh kerjasama lintas sektor. Pada unsur pelaksana (Petani) sumber daya telah cukup, hanya perlu pembinaan untuk proses penyelenggaraan program Pos UKK.
Kesimpulan: di saran bagi puskesmas, memenuhi kebutuhan SDM puskesmas, bagi desa agar dapat memanfaatkan 7% dana desa untul alokasi disektor kesehatan, bagi petani agar melakukan komunkasi horizontal sebagai kader guna pembentukan pos UKK.