Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi Selama Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskemas Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan
Abstrak
Capaian Imunisasi Dasar lengkap di Puskesmas bandar Petalangan hanya 77,7%. Terdapat berbagai penyebab rendahnya pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap seperti tempat pelayanan imunisasi yang jauh dan sulit terjangkau, jadwal pelayanan tidak teratur dan tidak sesuai dengan kegiatan masyarakat, tidak tersedianya kartu imunisasi (buku KIA), rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang manfaat. Tujuan penelitian adalah Diketahuinya Ketidaklengkapan pelaksanaan Imunisasi dasar pada bayi selama pandemi covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan tahun 2020. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional dengan populasi ibu yang memiliki bayi berusia ≥9 bulan yang berjumlah 188 orang dengan sampel berjumlah 161 orang. Teknik Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 54 orang ibu (33,5%) yang tidak tepat waktu dalam imunisasi dasar, variabel yang berhubungan dengan Ketidaklengkapan imunisasi dasar yaitu Pendidikan ibu (POR=2,9), keterjangkauan tempat imunisasi (POR=3,6) dan dukungan keluarga (POR=3,3). Disarankan kepada BLUD Puskesmas bandar Petalangan untuk dapat meningkatkan serta pemerataan fasilitas layanan posyandu, meningkatkan upaya komunikasi informasi dan edukasi (KIE) kepada ibu dan keluarga tentang pentingnya imunisasi dasar pada bayi serta meningkatkan peran kader Kesehatan.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.