Sleep Hygiene Berhubungan dengan Prestasi Akademik pada Siswa SMA
Abstrak
Prestasi akademik merupakan indikator keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kuantitas tidur dan sleep hygiene. Durasi tidur yang kurang serta sleep hygiene yang buruk dapat menurunkan konsentrasi belajar, mengganggu memori dan fungsi kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan sleep hygiene dan kuantitas tidur dengan prestasi akademik siswa SMA. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang dilakukan pada 151 siswa kelas X SMAN 78 Jakarta yang dipilih secara random sampling pada bulan Februari 2024. Sleep hygiene diukur menggunakan Sleep Hygiene Index (SHI) sedangkan prestasi akademik dinilai berdasarkan Indeks Prestasi (IP) rapor tengah semester genap tahun ajaran 2023/2024. Lama waktu tidur diperoleh dari isian siswa. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 65,6% siswa memiliki praktik sleep hygiene sedang dan 73,5%-nya mengalami kuantitas tidur yang buruk. Prestasi akademik pada kategori cukup sebanyak 51,7% siswa. Uji Chi-square menunjukkan hubungan bermakna antara sleep hygiene dan prestasi akademik (p=0,003), serta kuantitas tidur dan prestasi akademik (p=0,000). Disimpulkan bahwa sleep hygiene dan kuantitas tidur berhubungan bermakna dengan prestasi akademik pada siswa SMAN 78 Jakarta.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.