Analisis Kinerja Tenaga Kesehatan Gigi terhadap Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Swasta Medan
Abstrak
Permasalahan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi isu utama dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia. Pentingnya tenaga kesehatan gigi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas ditunjukkan oleh tingginya prevalensi penyakit gigi dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana tenaga kesehatan gigi melakukan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Swasta Medan. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan melibatkan sepuluh informan—dokter gigi spesialis, dokter gigi umum, dan pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja tenaga kesehatan gigi secara umum telah memenuhi standar profesional, terutama dalam kepatuhan terhadap prosedur operasional dan kemampuan klinis. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas radiologi, beban kerja tinggi, serta sistem administrasi yang belum efisien. Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja meliputi faktor individu (pengalaman, motivasi), faktor lingkungan (fasilitas, sarana prasarana, manajemen), dan faktor psikologis (kepuasan serta penghargaan). Kinerja yang baik terbukti berkontribusi pada kepuasan pasien dan kualitas layanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas penunjang, optimalisasi sistem manajemen, pelatihan komunikasi efektif, dan pemberian penghargaan bagi tenaga medis guna meningkatkan Kualitas layanan gigi di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Swasta di Medan.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.