Main Article Content

Abstract

Hospital is an organizaon which is establish because of the complexity of public demands and they began to realize the importance of health. Therefore there is a demand to the hospital to give the maximal services to the public. Nursing care service in the hospital is one of determinant for the quality service and hospital presge in the public percepon. The nurses performances is become important to meet a demand of the public demand of the maximal quality service. This study aims to determine the relaonship training, leadership, supervision, movaon to the nurse’s performance in the inpaent ward of the Rokan Hulu General Hospital 2017 This was a quantave study with analyc obervaonal desain and cross seconal approach. The analysis used univariate and bivariate analysis with chi-square test. Populaon were nurses at inpaent ward of the Rokan Hulu General Hospital amount 120 persons. Sample were 55 person who taken by accidental sampling. The results showed that there was a significant relaonship between training (OR 4,25, p= 0,022), leadership (OR 4,44, p=0,019), supervision (OR 5,47, p=0,008), movaon (OR 5,14, p=0,010) It can be concluded that the nurse’s performance is closely related to training, leadership, supervision, and movaon. It is recommended to the majareial of Rokan Hulu Regional Hospital to more frequent send nurses to aending the appropriate training, further improving good leadership funcons to improve nurse performance, supervision from supervisors in order to perform the task well, and need to provide movaon to the nurse in order to improve the performance of nurses.

Keywords

Training, leadership, supervision, movaon, performance

Article Details

How to Cite
1.
Hanafi A, Wahyuni F. Factor Related to Nurse Performance in the in Patient Ward of the Rokan Hulu General Hospital 2017. J Keskom [Internet]. 2019Sep.3 [cited 2019Sep.15];5(2):90-5. Available from: http://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/376

References

  1. Aditama, T. Y. (2010). Manajemen Administrasi Rumah Sakit, Jakarta: UI-Perss
  2. Aguskuntoro. 2010. Manajemen Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika
  3. Arofiati & Wahyuni. 2011. Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Jakarta: Rineka Cipta
  4. Atik Badi’ah, Ni Ketut Mendri, Wahyu Ratna, S.H. & Sutrisno, Inggi Angge Lena, R., 2009. Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati Bantul Tahun 2008 the Relation Between Motivation and Performance in Hospital Ward. Jurnal.Manajemen Pelayanan Kesehatan, volume 12 no 2, http://jurnal.ugm.ac.id, (Diakses pada Tanggal 25 Januari 2017).
  5. Aulia, R dan Sasmita, J. 2014. Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Kepuasan Kerja dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap di RSUD Kabupaten Siak. Http://ejournal.unri.ac.id, (Diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  6. Buheli, K., 2012. Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Dalam Penerapan Proses Keperawatan di RSUD Toto Kabupaten Bone Bolango. Jurnal. Health and Sport, volume 05 no 01, http://ejournal.ung.ac.id, (diakses pada Tanggal 25 Januari 2017).
  7. Hafizurrachman, Trisnantoro, L. & Bachtiar, A., 2012. Beberapa Faktor yang Memengaruhi Kinerja Perawat dalam Menjalankan Kebijakan Keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah. Jurnal. J Indon Med Assc, http://indonesia.digitaljournals.org, (Diakses pada Tanggal 26 Januari 2017).
  8. Hamzah B, U. (2011). Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara
  9. Ilyas, Y. (2001). Kinerja Teori, Penilaian, dan Penelitian. Depok: Pusat Kajian Ekonomi FKM UI
  10. Ilyas, Y. (2012). Kinerja. Jakarta: Pusat Kajian Ekonomi FKM UI
  11. Indrawati, DP, Rattu AJM. 2012. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Datoe Binangkang Kota Kotamobagu. Jurnal. JIKMU, volume 2 no 1, http://ejournal.unsrat.ac.id, (Diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  12. Jeles, A. (2009). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja dan Mutu Pelayanan di Rsud Dr. M. Haulussy Ambon (online) pasca.unhas.Jurnal. Pdf , (diakses pada Tanggal 26 Januari 2017).
  13. Kasenda, A., 2009. Hubungan Antara Pelatihan dan Motivasi dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Liunkendage Tahuna.http://ejournal.unsrat.ac.id, (Diakses pada Tanggal 26 Januari 2017).
  14. Luthan. 2006/2007. Prilaku Organisasi. Yogyakarta: Penerbit Andi
  15. Mandagi, F.M., Umboh, J.M.L. & Rattu, J.A.M., 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Berhunungan dengan Kinerja Perawat dalam Menerapkan Asuhan Keperawatan di RSU Bathesda GMIM Tomohon. Jurnal e-Biomedik, volume 3 No. 3, https://ejournal.unsrat.ac.id, (diakses pada Tanggal 25 Januari 2017).
  16. Mangkunegara, P. A. A. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Cetakan Kesembilan. Remaja Rodakarya
  17. Mangkunegara, P. A. A. (2012). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta: Cetakan Keenam. Refika Aditama
  18. Mariam. 2009. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja. Medan: USU
  19. Marliana, H. (2016). Buku Panduan Skripsi. Yogyakarta: Deepublish
  20. Mulyono HM, Hamzah A, Majid MSA. 2013. Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Tingkat III 16.06.01 Ambon. Jurnal AKK, http:// portalgaruda.org, (Diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  21. Nabilah, N. 2012. Analisis Pengaruh Pelatihan dan Motaivasi Terhadap Kinerja Perawat pada Rumah Sakit Jakarta. Binus University. pdf. Skripsi. http://thesis.binus.ac.id, (diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  22. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  23. Pitoyo. 2000. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat dalam Melaksanakan Perawatan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Kabupaten Dati II Semarang. Pdf. Skripsi. http://etd.repository.ugm.ac.id, (diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  24. Praptianingsih, S. (2006). Kedudukan Hukum Perawat dalam Upaya Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
  25. Profil Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu Tahun 2015
  26. Rahmat, I., Kurnia, A. & Sedyowinarso, M., 2012. Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pemberian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Terhadap Kinerja Perawat. Jurnal. Berita Kedokteran Masyarakat, volume 28 No. 1, http://jurnal.ugm.ac.id, (diakses pada Tanggal 26 Januari 2017).
  27. Richard, T. 2013. Leadership Nursing and Care Management. Sercond Edition. Philadelphia: W. B Saunders Company, (diakses pada Tanggal 8 Mei 2017).
  28. Rifiani, A dan Sulihandari, H. (2013). Prinsip-Prinsip Dasar Keperawatan. Jakarta Timur. Dunia Cerdas
  29. Sengkey JF, Kandou GD, Tilaar CR. 2011. Hubungan anatara Karekteristik Individu dan Motivasi Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Darurat Medik Badan Layanan Umum RSUP Prof. Dr. R. D. Kondou Manado. Jurnal. JIKMU, Volume 1 No 3, http://media.unpad.ac.id, (diakses pada Tanggal 25 Januari 2017).
  30. Simanjuntak, Payaman J. (2005). Prinsip-Prinsip Dasar Keperawatan. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
  31. Suarli & Bahtiar. 2009. Manajemen Keperawatan dengan Praktek. Jakarta: Erlangga
  32. Sugiyono. (2013). Metode Penlitian Kuantitatif, Kualitatif, DAN R&D. Bandung: Alfabeta,CV
  33. Sumiyati, A., 2006. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Kepala Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang Tahun 2006.Pdf. Skripsi, https://eprints.undip.ac.id, (Diakses pada Tanggal 25 Januari 2017).
  34. Triwibowo, C. (2013). Manajemen Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit. Jakarta: CV. Trans Info Media
  35. Undang-Undang Republik Indonesia No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit
  36. Undang-Undang Republik Indonesia No. 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan
  37. PPNI. 2010. Standar Asuhan Keperawatan. Jakarta
  38. Wawan, A dan Dewi, M. (2010). Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
  39. Wibowo.(2013). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers