Articles
Open Access

Hubungan Karakteristik Sosio-Demografi dengan Penggunaan Tubektomi pada Peserta KB Wanita di Indonesia

1 Universitas Indonesia ROR
2 Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang dan permanen pada wanita yaitu tubektomi masih sangat rendah di Indonesia. Berbagai studi penelitian menunjukkan bahwa faktor sosio-demografi mempunyai pengaruh dalam pemilihan tubektomi sebagai metode kontrasepsi bagi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik sosio-demografi dengan penggunaan tubektomi pada wanita peserta KB di Indonesia dengan menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Desain penelitian dalam studi ini adalah cross sectional, kemudian dilakukan analisis bivariat dan regresi logistik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah anak hidup memiliki hubungan yang paling signifikan terhadap penggunaan tubektomi (Pv = 0,005; OR = 6,07). Faktor lain yang juga berhubungan yaitu kelompok umur 25-34 tahun (Pv = 0,005; OR = 0,034), wilayah tinggal di pedesaan (Pv = 0,005; OR = 0,525), status ekonomi menengah bawah (Pv = 0,005; OR = 0,906), status wanita bekerja (Pv = 0,005; OR = 1,288), jumlah anak ideal ≥ 3 (Pv = 0,005; OR = 1,547), pengambilan keputusan ber KB yang dilakukan secara bersama antara suami dan responden (Pv = 0,005; OR = 0,327), dan pengetahuan wanita tentang ≥ 8 jenis KB (Pv = 0,005; OR = 2,017). Diharapkan penyuluh KB/PLKB/kader dapat menggunakan karakteristik sosio-demografi yang berpengaruh dalam melakukan identifikasi, pemetaan dan penetapan sasaran calon peserta tubektomi agar pemberian informasi terkait metode kontrasepsi tubektomi dilakukan tepat sasaran.

Referensi

1
Anita, P., Nzabona, A. and Tuyiragize, R. (2020) ‘Determinants of female sterilization method uptake among women of reproductive age group in Uganda’, Contraception and Reproductive Medicine, 5(1), pp. 1–11. doi: 10.1186/s40834-020-00131-8.
2
BKKBN (2020a) 4 Terlalu.pdf. Jakarta: BKKBN.
3
BKKBN (2020b) ‘Rencana Strategis BKKBN 2020-2024’, pp. 1–71.
4
BKKBN (2021) Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional No 13 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana Tahun 2022.
5
Capurchande, R. et al. (2017) ‘“If I have only two children and they die. who will take care of me?” -a qualitative study exploring knowledge, attitudes and practices about family planning among Mozambican female and male adults’, BMC Women’s Health, 17(1), pp. 1–16. doi: 10.1186/s12905-017-0419-6.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Hubungan Karakteristik Sosio-Demografi dengan Penggunaan Tubektomi pada Peserta KB Wanita di Indonesia. J Keskom [Internet]. 30 April 2022 [dikutip 18 Agustus 2026];8(1):66-72. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1063

Artikel Serupa

1-10 dari 318

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.