Articles
Open Access

Pengaruh Keberadaan Jentik dan Perilaku 3M Plus terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue

1 Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam ROR
2 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi
3 Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi
4 Universitas Bhakti Kencana ROR
Unduh PDF

Abstrak

Penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat saat ini adalah demam berdarah dengue. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memutus rantai penularan dengan cara melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh keberadaan jentik dan perilaku 3M plus terhadap kejadian demam berdarah dengue.Penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Puter, pada bulan Juli - Agustus 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Keluarga yaitu sebanyak 7.110. Jumlah sampel sebanyak 67 kepala keluarga, diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap kejadian demam berdarah dengue adalah keberadaan jentik (p=0,006 dan POR=4,8), menutup tempat penampungan air (p=0,009 dan POR=4,8), menguras tempat penampungan air (p=0,041 dan POR=3,5), dan larvasida (p=0,027 dan POR=4,4). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kejadian DBD dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu keberadaan jentik nyamuk, perilaku menutup, menguras dan menaburkan bubuk larvasida. Disarankan agar tenaga kesehatan lebih mengoptimalkan peran kadar dalam memantau perilaku pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan oleh masyarakat.

Biografi Penulis

S

Saadah Siregar

Indonesia
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam ROR

Teknologi Laboratorium Medik, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

S

Sri Mulyani

Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi

Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi

V

Vincentia Ade Rizky

Indonesia
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam ROR

Teknologi Laboratorium Medik, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

D

Dzul Akmal

Indonesia
Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

Sarjana Kesehatan Masyarakat, Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

A

Agung Sutriyawan

Indonesia
Universitas Bhakti Kencana ROR

Sarjana Kesehatan Masyarakat, Universitas Bhakti Kencana

Referensi

1
Mangidi MAGT, Sunarsih S, Jayadipraja EA. Pengaruh pemicuan terhadap angka bebas jentik (ABJ) di Kelurahan Rahandouna Kota Kendari. Al-Sihah: The Public Health Science Journal. 2019; doi: https://doi.org/10.24252/as.v11i2.9677.
2
WHO. Dengue and severe dengue [Internet]. WHO. 2021 [cited 2022 Nov 4]. Available from: https://www.who.int/newsroom/ fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue.
3
Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia https://pusdatin kemkes go id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2020 pdf. 2021;
4
Dinas Kesehatan Kota Bandung. Profil Kesehatan Kota Bandung Tahun 2021. Dinas Kesehatan Kota Bandung. 2021;
5
Kemenkes RI. Situasi Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia 2017 [Internet]. Vol. 31. Journal of Vector Ecology. 2018;71–78.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Pengaruh Keberadaan Jentik dan Perilaku 3M Plus terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue. J Keskom [Internet]. 30 November 2023 [dikutip 18 Agustus 2026];9(3):456-63. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1392

Artikel Serupa

1-10 dari 36

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama