Articles
Open Access

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Soil Transmitted Helminth Pada Siswa Sekolah Dasar

1 Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan Teknologi Laboratorium Medis
Unduh PDF

Abstrak

Soil Transmitted Helminth (STH) adalah kelompok nematoda usus yang penularannya melalui tanah. Infeksi STH dapat menyerang semua umur namun angka tertinggi didapatkan pada anak SD yakni 60-80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor risiko dengan infeksi STH. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pemeriksaan telur cacing menggunakan Metode Kato-Katz. Populasi berjumlah 197 siswa. Sampel siswa sekolah dasar negeri sebanyak 100. Kriteria inklusi adalah siswa kelas 4 dan 5 SDN di Kecamatan Lalan. Kriteria ekslusi adalah bukan siswa SDN kelas 4 dan 5 di Kecamatan Lalan. Pengujian dilakukan dengan uji Chi square dengan alpa 0,05. Hasil penelitian sebanyak 28 (28%) yang terinfeksi STH. Uji Chi-Square ada hubungan antara jenis kelamin (p value 0,016, OR 3,545), kebiasaan tempat defekasi (p value 0,017, OR 3,317), kebiasaan menggunakan alas kaki (p value 0,005, OR 13,50) dengan infeksi STH. Kemudian tidak ada hubungan antara kebiasaan memotong kuku (p value 0,118) dengan infeksi STH.

Referensi

1
Onggowaluyo, Jangkung Samidjo. (2001). Parasitologi medik 1 (helmintologi): Pendekatan aspek identifikasi, diagnosis dan klinik. Jakarta: EGC.
2
Noor, NN. (2000). Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
3
Kurniawan A. (2010). Infeksi parasit: Dulu dan Masa kini. Majalah Kedoketaran Indonesia. 60(11): 487-488.
4
Depkes RI. (2006). Pedoman Pengendalian Cacing. Jakarta.
5
WHO. (2011). Soil Transmitted helminthes. Intestinal worms. 2011. (http://www.who.int/ mediacentre / factsheets/ en/.) (Diakses pada tanggal 23 Maret 2022).
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Soil Transmitted Helminth Pada Siswa Sekolah Dasar. J Keskom [Internet]. 31 Maret 2024 [dikutip 18 Agustus 2026];10(1):24-9. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1411

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama