Pengaruh Fleksibilitas Operasional dan Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan terhadap Kinerja Rumah Sakit yang Dimediasi oleh Kapabilitas Manajemen di RSUD Arifin Achmad Riau
Abstrak
Adanya kewajiban Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas menyebabkan setiap rumah sakit harus meningkatkan kualitas pelayanannya. RSUD Arifin Achmad Riau sebagai Rumah Sakit Tipe A memiliki beberapa permasalahan seperti kurangnya Kapabilitas Manajemen untuk mengoptimalkan keterampilan petugas dalam melakukan pekerjaan, kurangnya Fleksibilitas Operasional terkait kemampuan respon untuk menyederhanakan proses pekerjaan dan kurangnya kemampuan pengembangan Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan untuk mendukung proses percepatan pelayanan kesehatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal. Metode penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 84 Staf RSUD Arifin Achmad Riau. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan teknik analisis data melalui analisis structural equation model. Fleksibilitas Operasional berpengaruh tidak signifikan terhadap Kapabilitas Manajemen, namun Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan berpengaruh signifikan terhadap Kapabilitas Manajemen. Fleksibilitas Operasional dan Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Rumah Sakit, namun Kapabilitas Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Rumah Sakit, Kapabilitas Manajemen mampu memedasi hubungan Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan terhadap Kinerja Rumah Sakit, namun Kapabilitas Manajemen mampu memedasi hubungan Fleksibilitas Operasional terhadap Kinerja Rumah Sakit. Peningkatan Kinerja Rumah Sakit perlu memperhatikan faktor Fleksibilitas Operasional, Kualitas Teknologi Informasi Kesehatan dan Kapabilitas Manajemen.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.