Articles
Open Access

Determinan Pemanfaatan Pelayanan Voluntary Counselling and Testing (VCT) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru Tahun 2020

1 STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Unduh PDF

Abstrak

Voluntary Counselling and Testing (VCT) adalah konseling dan tes HIV secara sukarela yang bertujuan untuk membantu pencegahan, perawatan, serta pengobatan penyakit HIV dan AIDS. Berdasarkan Permenkes No 42 tahun 2017 tentang triple eliminasi menjelaskan bahwasanya setiap ibu hamil harus dilakukan pemeriksaan HIV, Hepatitis, dan juga sifilis sedini mungkin sehingga dapat mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu ke anak (MTCT). Tahun 2018, di Indonesia target pemeriksaan HIV pada ibu hamil yaitu 60% ibu hamil diperiksa HIV. Namun, hanya 34% ibu hamil yang melakukan pemeriksaan. Puskesmas Langsat merupakan puskesmas dengan angka VCT pada ibu hamil terendah yang ada di Kota Pekanbaru yaitu sebesar 12,7% ibu hamil yang melakukan pemeriksaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan pemanfaatan pelayanan Voluntary Counselling and Testing (VCT) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yaitu accidental sampling sebanyak 101 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, stigma dan diskriminasi, dukungan keluarga, serta dukungan tenaga kesehatan terhadap pemanfaatan VCT. Analisis data yang digunakan adalah analisi univariat dan bivariat dengan uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan (p = 0,010. POR = 3,357), stigma dan diskriminasi (p = 0,042. POR = 2,619), dukungan keluarga (p = 0,002. POR = 4,357), dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,004. POR = 3,843) berhubungan dengan pemanfaatan VCT. Saran bagi pihak puskesmas untuk aktif bersosialisasi mengenai VCT dan mengajak lintas sektor untuk bekerjasama dalam pelayanan VCT sehingga, pemeriksaan VCT pada ibu hamil dapat dengan mudah terjangkau.

Referensi

1
Dinkes Prov. Riau (2019) ‘Profil Kesehatan-Dinas Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2018’, in.
2
Irianto, K. (2015) Kesehatan Reproduksi. Bandung: Alfabeta.
3
Kemenkes RI (2017) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2017 Tentang Eliminasi Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak’, pp. 1–36.
4
Kridawati, A., Sriwitati, J. M. and Cicilia, W. (2015) ‘Determinan yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan tes hiv pada ibu hamil di bpm wilayah kerja puskesmas ii denpasar’, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 6 (2)(ISSN: 1693-6868), pp. 361–369.
5
M, A. D., Mulyanti, S. and Nuraeni, N. (2019) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Voluntary Counselling and Testing (VCT) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar Kota Tasikmalaya’, Jurnal Medika Cendikia, 6 (010, pp. 33–43.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Voluntary Counselling and Testing (VCT) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru Tahun 2020. J Keskom [Internet]. 26 Februari 2021 [dikutip 18 Agustus 2026];6(3):335-41. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/616

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama