1
Kementerian Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan No.28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. 2014;
3
Pemerintah RI. UU RI No.40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. 2004;1–45.
4
BPJS Kesehatan. Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja. BPJS Kesehatan. Jakarta; 2019.
5
Kementerian Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan No.71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional. 2013.
7
Darmawan A, Kusdiyah E, Enis RN, W S, Realita E. Kajian Capaian Indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBK) BPJS Di FKTP Kota Jambi. Jambi Medical Journal. 2020;8(1):75–84.
8
Nofriyenti N, Syah NA, Akbar A. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemenuhan Indikator Angka Kontak Komunikasi dan Rasio Peserta Prolanis di Puskesmas Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Kesehatan Andalas. 2019;8(2):315-324.
9
Faulina AC, Khoiri A, Herawati YT. Kajian Pelaksanaan Sistem Rujukan Berjenjang Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional di UPT. Pelayanan Kesehatan Universitas Jember. Jurnal Ikesma. 2016;12(2):91–102.
10
Nurlinawati I, Rosita R, Werni S. Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. 2019;22(3):176-183.
11
Alawi M, Junadi P, Latifah SN. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingginya Rujukan Kasus Non Spesialistik Pasien Jaminan Kesehatan Nasional pada Puskesmas di Kabupaten Sukabumi Tahun 2015. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia. 2017;2(1):17-23.
12
Munawarah SH, Misnaniarti M, Isnurhadi I. Sumber Daya Terhadap Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang. Gaster. 2020;18(1):37-49.
13
Widaty D. Analisis Pemenuhan Indikator Pembayaran Kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Surabaya. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 2018;5(2):111-116.
15
Asfiani LV, Ilyas Y. Level of Adherence and Its Determinants of Prolanis Attendance in Type 2 Diabetes Mellitus Participants at Five BPJS Primary Health Care in Bekasi 2016. Journal Of Indonesian Health Policy And Administration. 2017;2(2):6-13.
16
Maharanti S, Oktamianti P. An Analysis Of The Healthcare Center System As A Gatekeeper In 2018. Journal Of Indonesian Health Policy And Administration. 2018;3(2):46-50.
17
Pamungkas RA, Chamroonsawasdi K, Charupoonphol P, Vatanasomboon P. A health-based coaching program for diabetes self-management (DSM) practice: A sequential exploratory mixed-method approach. Endocrinol Diabetes y Nutricion. 2020; Available from:
https://doi.org/10.1016/j.endinu.2020.07.010
18
Eskawati MY, Murti B, Tamtomo D. Implementation of the Referral System Policy in the National Health Insurance Scheme at Community Health Centers, Ngawi District, East Java. Journal of Health Policy and Management. 2017;2(2):104–113.
19
Manurung J. Analisa Capaian Indikator Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) Pelayanan Terhadap Pembayaran Dana Kapitasi Di Puskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2019. Jurnal Akrab Juara. 2021;6(2):189–200.
20
Arifa AFC. Pengaruh Informasi Pelayanan Prolanis Dan Kesesuaian Waktu Terhadap Pemanfaatan Prolanis Di Pusat Layanan Kesehatan Unair. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia. 2018;6(2):95-102.
21
Fadila R, Purnomo AF. Analisis Faktor Penyebab Tingginya Rasio Rujukan Non Spesialistik Puskesmas Rawat Inap. Jurnal Kesehatan Komunitas. 2021;7(2):144–149.
22
Widodextrosa, Muryanto I, Rany N, Hanafi A, Puspasari A. Achievement Efforts Based On The Fulfillment of Service Commitments (KBPKP) Analysis in Puskesmas Rumbai, Pekanbaru City. 2020;6(3):310–327.
23
Sabrina Q. Kebijakan dan Manajemen Publik Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan di RSU Haji Surabaya. Kebijakan dan Manajemen Publik. 2015;3(2):54–62.