Main Article Content

Abstract

Reproductive health maintenance too early detection as possible arises diseases. Working women as civil servants have received as participants of national health insurance improving the quality of healthy, especially low awareness of cervical cancer inspection caused many factors. Cervical cancer is cancer that has a precancerous stage it can be detected by the Pap smear method.    The objective of this research to identify factors related to the early detection behavior of cervical cancer with pap smear methods on working women as participants of national health insurance at Serang City. 


The research method used is quantitative descriptive with correlation analysis. The sample population of 158 working women’s by random sampling. The instrument used questionnaires consisting of 31 questions. The statistical test used is the chi-square test. The data were analyzed by univariate, bivariates, and multivariate analysis. 


There were 6 factors working woman related to early detection of cervical cancer inspection behaviour are: knowledge (p= 0.046), self-motivation (p= 0.004), age (p= 0.007), length of marriage (p= 0,000), number of children (p= 0.017), and education (p= 0,000).


Knowledge, self-motivation, ages, length of the marriage, number of children and education are factors that can influence early detection of cervical cancer inspection the working women as participants of national health insurance.

Keywords

behaviour cervical cancer paps smear working women’s perilaku kanker serviks pap smear pekerja wanita

Article Details

How to Cite
1.
Saputra A, Suginarti S, Faridi A. WORKING WOMEN BEHAVIOR ON CERVICAL CANCER AS PARTICIPANTS OF NATIONAL HEALTH INSURANCE. J Keskom [Internet]. 2020Jun.25 [cited 2020Sep.21];6(1):68-73. Available from: http://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/480

References

  1. Adler, Mortimer, 2011. How to Read A Book: The Classic Guide To Intellegent Reading. A Touchstone Book: New York. ISBN: 0-671-21209-5, pp: 11.
  2. Ajeng, Novita Sari, 2017. Hubungan Motivasi Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Tindakan Pap smear Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Gonilan, Indonesian Journal on Medical Science. 2017, 4 (2): 189-195. http://ejournal.ijmsbm.org/index.php/ijms/article/view/115/115.
  3. Darnindro N, et al., 2006. Pengetahuan Sikap Perilaku Perempuan yang Sudah Menikah Mengenai Pap smear dan Faktor-Faktor yang Berhubungan di Rumah Susun Klender Jakarta. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Majalah Kedokteran Indonesia. 2006, 57 (7): 1-7. https://docplayer.info/29682824-Pengetahuan-sikap-perilaku-perempuan-yang-sudah-menikah-mengenai-pap-smear-dan-faktor-faktor-yang-berhubungan-di-rumah-susun-klender-jakarta-2006.html
  4. Diananda, R. 2009. Kanker Serviks: Sebuah Peringatan Buat Wanita. In: Diananda, R. Mengenal Seluk-Beluk Kanker. Katahari: Yogyakarta. ISBN: 979-25-4443-7, pp: 43-60.
  5. Efi, K dan Niniek, S. 2017. Pengetahuan Sikap dan Praktik Wanita Usia Subur Dalam Pemeriksaan Pap smear di Desa Bangsri Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk Tahun 2015. Jurnal Ilmiah Bidan. 2017, 2 (1): 18-24. https://media.neliti.com/media/publications/227217-pengetahuan-sikap-dan-praktik-wanita-usi-0ce4eb2e.pdf
  6. Erma R. 2018. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Pemeriksaan Pap smear Pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Journal for Quality in Women's Health. 2018, 1(1): 10-15. https://media.neliti.com/media/publications/268128-hubungan-pengetahuan-dan-sikap-dengan-pe-51679d9d.pdf
  7. Fitria, A. 2007. Panduan Lengkap Kesehatan Wanita. Gala Ilmu: Yogyakarta. ISBN: 979-25-9793-x, pp: 79
  8. Hakimah U. 2016. Hubungan Usia Menikah dan Paritas Dengan Tindakan Pap-Smear Di Yayasan Kanker. Wisnuwardhana: Jurnal Berkala Epidemiologi. 2016, 4 (3): 420–431. https://media.neliti.com/media/publications/94929-ID-none.pdf
  9. Hasbullah. 2011. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Rajawali Press: Jakarta. ISBN: 9794216933, pp: 78
  10. Imam Rasjidi. 2009. Epidemiologi Kanker Serviks. Indonesian Journal of Cancer. 2009, 3 (3); 103-109. www.indonesianjournalofcancer.or.id › article.
  11. Lestadi, L. 2009. Sitologi Pap Smear. EGC: Jakarta. ISBN: 979-448-996-3, pp: 79
  12. Notoatmodjo, Soekidjo. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta, ISBN: 9789795189831, pp: 45
  13. Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta, ISBN: 9789795189848, pp: 89
  14. Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta: Jakarta, ISBN: 9789790980327, pp: 98
  15. Nurhasanah, Cut. 2008. Pengaruh Karakteristik dan Perilaku Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Pemeriksaan Pap Smear di Banda Aceh Tahun 2008. Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatra Utara. 2008: 103. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/6762/08E00456.pdf?sequence=1&isAllowed=y.
  16. Reni H. 2018. Hubungan Pengetahuan Wanita Terhadap Pemeriksaan Papsmear di Wilayah Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru. Jurnal Endurance. 2018, 3 (3): 596-602. DOI: http://doi.org/10.22216/jen.v3i3.3451
  17. Sari, Ratna Puspita Arum. 2008. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Wanita Dalam Melakukan Pemeriksaan Pap Smear di Kelurahan Tembalang Semarang. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. 2008:1. http://eprints.undip.ac.id/16070/1/Ratna.pdf
  18. Sri Widiani, N.K, 2014. Hubungan Motivasi Dengan Tindakan Pap Smear Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat. Jurnal Ilmu Keperawatan FK Universitas Udaya Bali. 2014, 2 (3): 1-7. https://ojs.unud.ac.id/index.php/coping/article/view/10773
  19. Sumaryati, Aryoso. 2003. Pengembangan Pola Operasional Dalam Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak, Program Litbang Dalam Mendukung Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Anak, Policy paper. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan: Jakarta. http://repository.litbang.kemkes.go.id/3012/1/20-99Z_Book%20Manuscript-36-1-10-2.pdf
  20. Sunaryo. 2013. Psikologi Untuk Keperawatan. EGC: Jakarta. ISBN: 9789790443631, pp. 98
  21. Suwiyoga, K, 2007. Kanker Serviks: Penyakit Keganasan Fatal yang dapat di Cegah. Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia, 2007, 31 (1): 3-25.
  22. Tavassoli FA, & Devilee P. 2003. Pathology & Genetics of Tumors of The Breast and Female Genital Organ. IARC Press: Lyon, ISBN: 978-92-832-2412-9, pp: 259-271
  23. Ulfiana, E. 2013. Analisis Faktor yang Memengaruhi Niat Wanita Pasangan Usia Subur untuk Pap smear di Wilayah Kelurahan Kedung Mundu Wilayah Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jurnal Kebidanan. 2013, 2 (4): 17-23. doi: http://Dx.Doi.Org/10.31983/Jkb.V2i4.100
  24. Uno, Hamzah B. 2007. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Bumi Aksara: Jakarta, ISBN: 9789790100046, pp: 9
  25. Wahidin, Mugi. 2013. Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara di Indonesia 2007-2013. Buletin Jangkauan Data dan Informasi Kemenkes RI: Jakarta, pp: 78. https://www.depkes.go.id › download › pusdatin › buletin › buletin-kanker