Pengaruh Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap Pelaksanaan Praktik Las
DOI:
https://doi.org/10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2230Kata Kunci:
Manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, Praktik las, SMKN 2 PekanbaruAbstrak
Berbagai kasus kecelakaan akibat pengelasan menunjukkan kondisi yang membahayakan sehingga perlu dilakukan pembinaan manajemen kersehatan dan keselamatan kerja pada siswa SMKN 2 Pekanbaru. Penelitian ini mengaplikasikan metode pendekatan kuantitatif dengan mengadopsi desain survei, menggunakan pedekatan cross-sectional yang mencakup populasi dan sample meliputi seluruh siswa kelas XII jurusan las yang berjumlah 39 siswa. Penelitian ini mengadopsi metode non-probability sampling dengan menerapkan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang fokus pada pengukuran pemahaman siswa terkait manajemen kesehatan dan keselamatan kerja dalam praktik las. Kajian ini menganalisis data dengan menggunakan regresi linear berganda yang diproses melalui SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh parsial manajemen kesehatan terhadap pelaksanaan praktik las, dimana t hitung < t tabel (2,055 < 2,208), dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap pelaksanaan praktik las (4,598 > 2,208). Serta adanya pengaruh secara simultan (uji F) manajemen kesehatan dan keselamatan kerja terhadap pelaksanaan praktik las, dimana F hitung > F tabel (15,330 > 3,25). Manajemen kesehatan tidak berpengaruh terhadap praktik las, sedangkan keselamatan kerja berpangaruh terhadap praktik las. Sebaiknya berikan pengetahuan manajemen kesehatan dan pelatihan rutin tentang keselamatan kerja sebelum siswa mulai melakukan praktik las.
Unduhan
Referensi
1. Nazirah R. Perilaku Perawat Dalam Penerapan Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Di Aceh Nurses Behavior in The Implementation of The Occupational Health and Safety in Aceh. Idea Nurs J. 2020;VIII(3):1–6. https://doi.org/10.52199/inj.v8i3.9578
2. Sholihah Q. Implementasi Sistem Manajemen K3 Pada Konstruksi Jalan Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja. Bul Profesi Ins. 2020;1(1):25–31. https://doi.org/10.20527/bpi.v1i1.6
3. Pokhrel S. satudata.kemnaker.go.id. 2024. Kasus Kecelakaan Kerja. Available from: https://satudata.kemnaker.go.id/data/kumpulan-data/1881
4. Tri Handari SR, Qolbi MS. Faktor-Faktor Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Ketinggian di PT. X Tahun 2019. J Kedokt dan Kesehat. 2021;17(1):90. https://doi.org/10.24853/jkk.17.1.90-98
5. Moniaga F, Rompis VS. Analisa Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (Smk3) Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment. J Ilm Realt.2019;15(2):65–73. https://doi.org/10.52159/realtech.v15i2.43
6. Saputra MKF, Rizqulloh L, Pati DU, Kusumawati D, Widiyastuti NE, Saudur E, et al. Manajemen Kesehatan. PT. Sada Kurnia Pustaka; 2023.
7. Rizka Pisceliya DM, Mindayani S. Analisis Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pengelasan Di Cv. Cahaya Tiga Putri. J Ris Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan. 2018;3(1):66.
8. Wangi VKN, Bahiroh E, Imron A. Dampak Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Beban Kerja, Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan. J Manaj Bisnis. 2020;7(1):40–50. https://doi.org/10.33096/jmb.v7i1.532
9. Andriani ND, Wayuni I, Kurniawan B. Analisis Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja Konstruksi Pada Proyek Highrise Building dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA). Pro Heal J Ilm Kesehat. 2022;4(2):235–41. https://doi.org/10.35473/proheallth.v4i2.1612
10. Sulistyaningtyas N. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan Akibat Kerja Pada Pekerja Konstruksi: Literature Review. J Heal Qual Dev. 2021;1(1):51–9. https://doi.org/10.32493/dedikasipkm.v4
11. Irawati L, Apriansyah M, Kencana PN. Penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama Plus Al-Islamiyah, Perigi Baru, Tangerang Selatan. Dedik Pkm. 2023;4(1):118. Doi;10.29303/jipp.v9i3.2342
12. Firman Edigan & Abriansyah Putra. Analisis Risiko Pekerja Pengelasan Terhadap Kesehatan Ditinjau Dari Ergonomi Di CV Las Jasa Muda Kota Pekanbaru. J saintis. 2017;17:46–57.
13. Kosasih K, Hasibuan B, Sukwika T. Manajemen Pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bagi Pekerja Las Informal di Bengkel Las Kabupaten Sumedang. J Untuk Masy Sehat. 2022;6(1):1–15. DOI: https://doi.org/10.52643/jukmas.v6i1.1979
14. Kurnia Putra RT, Jasman J, Waskito W, Primandari SRP. Hubungan Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Hasil Belajar Praktik Pengelasan Di Workshop Las Smk Negeri 1 Sumatera Barat. J Vokasi Mek. 2022;4(1):107–12. https://doi.org/10.24036/vomek.v4i1.301
15. Handayani R, Apriani BK, Sudirman S. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri 29 Ampenan. J Ilm Profesi Pendidik. 2024;9(3):2035–40. DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2342
16. Sodik, Siyoto. Dasar Metodologi Penelitian. Dasar Metodol Penelit. 2015;83–4.
17. Alfonso P V. Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada UD. Aira Fiberglass Malukutengah). J Maneksi. 2021;10(2). DOI:https://doi.org/10.31959/jm.v10i2.1523
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kesehatan Komunitas

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.























