Articles
Open Access

Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Pelayanan Kesehatan Primer: Literature Review

1 Universitas Airlangga ROR
2 Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia; School of Psychology and Public Health, La Trobe University, Victoria, Australia; Pusat Riset Keselamatan Pasien Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Pendahuluan: Penelitian keselamatan pasien sering kali berfokus di rumah sakit, faktanya insiden keselamatan pasien di pelayanan kesehatan primer sering terjadi. Insiden keselamatan pasien di pelayanan kesehatan primer salah satunya disebabkan oleh penerapan budaya keselamatan pasien yang belum diterapkan secara luas. Pengukuran budaya keselamatan pasien di pelayanan kesehatan primer dapat meningkatkan keselamatan pasien dan menurunkan angka insiden keselamatan pasien. Tujuan: Mengidentifikasi dimensi budaya keselamatan pasien dengan skor rendah dan membutuhkan peningkatan. Metode: Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed dan ScienceDirect menggunakan kata kunci patient safety” AND “safety culture” AND “primary care”. Dari total 199 artikel yang ditemukan, hanya 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Instrumen SAQ-AV, MOSPSC, dan HSOPSC merupakan instrumen pengukuran budaya keselamatan pasien yang digunakan pada 242 pelayanan kesehatan primer di 8 negara. Berdasarkan penelitian, setiap pelayanan kesehatan primer memiliki dimensi budaya keselamatan pasien yang perlu peningkatan. Dimensi kondisi kerja, tekanan kerja dan kecepatan, dan dimensi respon tidak menghukum terhadap keselahan merupakan dimensi yang paling sering membutuhkan peningkatan. Simpulan: Dimensi persepsi manajemen, kondisi kerja, kepuasan kerja, tekanan kerja dan kecepatan, dukungan kepemimpinan, frekuensi pelaporan insiden, kepegawaian, respon tidak menyalahkan, handsoff dan tansisi, memiliki nilai rendah dan membutuhkan peningkatan dalam penerapan budaya keselamatan pasien.

Referensi

1
WHO. Patient Safety [Internet]. 2019 [cited 2022 Aug 22]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
2
Gens-Barberà M, Hernández-Vidal N, Vidal-Esteve E, Mengíbar-García Y, Hospital-Guardiola I, Oya-Girona EM, et al. Analysis of patient safety incidents in primary care reported in an electronic registry application. Int J Environ Res Public Health. 2021 Sep 1;18(17).
3
Lawati MH al, Dennis S, Short SD, Abdulhadi NN. Patient safety and safety culture in primary health care: A systematic review. BMC Fam Pract. 2018 Jun 30;19(1).
4
Sarkar U. Tip of the iceberg: patient safety incidents in primary care. BMJ Qual Saf. 2016 Jul;25(7):477–9.
5
Panesar SS, deSilva D, Carson-Stevens A, Cresswell KM, Salvilla SA, Slight SP, et al. How safe is primary care? A systematic review. BMJ Qual Saf. 2016 Jul;25(7):544–53.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Pengukuran Budaya Keselamatan Pasien di Pelayanan Kesehatan Primer: Literature Review. J Keskom [Internet]. 16 Agustus 2023 [dikutip 18 Agustus 2026];9(2):418-30. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1343

Artikel Serupa

1-10 dari 523

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama