Articles
Open Access

Hubungan Self Efficacy dengan Self Care Management Hipertensi pada Lansia di UPT PSTW Jember

1 Departemen Keperawatan Komunitas, Keluarga & Gerontik, Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Indonesia
2 Mahasiswa
Unduh PDF

Abstrak

Pendahuluan: Peningkatan jumah kasus hipertensi pada lansia disebabkan karena lansia tidak mampu dalam melakukan self-care management hipertensi dengan baik. Hal ini dipengaruhi oleh self-efficacy yang dimiliki lansia untuk melakukan perawatan diri dengan baik, sehingga dapat menurunkan terjadinya komplikasi hipertensi. Tujuan: mengetahui hubungan self-efficacy dengan self-care management hipertensi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Secara keseluruhan, sampel yang digunakan sebanyak 35 lansia hipertensi di UPT PSTW Jember melalui teknik consecitive sampling. Data dianalisis menggunakan uji spearman-rho. Hasil: penelitian menunjukkan self-efficacy lansia memiliki nilai tengah 25 yang dapat diinterpretasikan dalam kategori sedang. Mayoritas lansia memiliki self-care management hipertensi dalam kategori sedang (74%), kategori baik (23%), dan kategori rendah (3%). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yng signifikan anatara self-efficacy dengan self-care management hipertensi dengan nilai p=0,001<0,005 dan koefisien korelasi dengan nilai positif yaitu 0,549. Simpulan: adanya hubungan signifikan antara self efficacy dengan self care management hipertensi pada lansia di UPT PSTW Jember, dimana semakin tinggi self efficacy lansia maka akan semakin tinggi self care management hipertensi pada lansia. Dalam hal ini sangat penting untuk meningkatkan self-efficacy lansia di UPT PSTW Jember agar memiliki self-care management yang lebih baik.

Referensi

1
Putri, S. E., Rekawati, E. & Wati, D. N. K. Effectiveness of self-management on adherence to self-care and on health status among elderly people with hypertension. Journal Public health. 10, 75–81 (2021). Available from: https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2406
2
Mulyana H & Irawan E. Gambaran Self Efficacy Penderita Hipertensi. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia. 15, 45–48 (2019). Available from: https://doi.org/10.37058/jkki.v15i1.988
3
Warren Findlow, J., Seymour, R. & Huber, L. R. B. The Association Between Self-Efficacy and Hypertension Self- Care Activities Among African American Adults. Journal Community Health. 37, 15–24 (2012). Available from: https://doi.org/10.1007%2Fs10900-011-9410-6
4
Aprilatutini, T., Sihotang, R., Utama, T. A. & Yustisia, N. Self Care Management Evaluation in Hypertension Patients. Jurnal Vokasi Keperawatan 3, 184–202 (2021). Available from: https://doi.org/10.33369/jvk.v3i2.13935
5
Adeola, O. E., Salawu, R. A., Motunrayo Adamolekun, M., Rukayat Adewoyin, F. & Ojo, I. C. Assessment of Self-Care Management Practice Among Hypertensive Patients Attending Teaching Hospital in Ondo State, Nigeria. African Journal Health. 3, 11 (2020). Available from: https://abjournals.org/ajhnm/papers/volume-3/
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Hubungan Self Efficacy dengan Self Care Management Hipertensi pada Lansia di UPT PSTW Jember. J Keskom [Internet]. 24 Juli 2024 [dikutip 19 Agustus 2026];10(2):297-304. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1600

Artikel Serupa

1-10 dari 226

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.