Articles
Open Access

Peran Kader dalam Pemantauan Pertumbuhan Balita Bawah Garis Merah

1 STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Unduh PDF

Abstrak

Kekurangan gizi dapat terjadi pada balita baik dalam bentuk ringan maupun berat. Untuk itu diperlukan peran kader dalam pemantauan pertumbuhan balita. Tujuan penelitian ini dapat memperoleh informasi mendalam tentang peran kader dalam memantau pertumbuhan balita gizi kurang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif di Puskesmas Umban Sari Kota Pekanbaru, Riau pada tahun 2016. Informan terdiri dari 7 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, panduan wawancara mendalam, alat perekam, kamera, dan catatan lapangan untuk mencatat semua temuan di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Validitas data menggunakan teknik Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader memiliki peran yang cukup sebagai penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan; aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan posyandu untuk kegiatan pada hari layanan terpadu tetapi di luar hari layanan terpadu masih terbatas untuk menyapa ibu balita saat dalam perjalanan; kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh petugas kesehatan disertai oleh kader ketika balita terdeteksi gizi kurang pertama kali dan balita tidak hadir 2 bulan berturut-turut; pembinaan kepada masyarakat masih belum dimaksimalkan; dan kader masih kurang aktif dalam konseling. Disarankan bahwa pertemuan dan pelatihan reguler untuk kader; memberikan tanggung jawab kepada kader di luar hari layanan terpadu; membuat pembinaan gizi untuk keluarga; dan menyediakan buku-buku tentang kesehatan anak.

Referensi

1
Dinkes Kota Pekanbaru. (2016). Laporan Bidang Kesehatan Keluarga. Pekanbaru, Riau.
2
Fadlyana, Eddy. (2012). Pemantauan Pertumbuhan Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
3
Fitrianingrum dkk. (2010). Hubungan Tingkat Keaktifan Kader dan Tingkat Pengetahuan Kader dengan Ketrampilan Pemantauan Pertumbhan Balita di Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara. Semarang. www.digilib.unimus.ac.id
4
Hamariyana. (2011). Hubungan Pengetahuan dan Lama Kerja dengan Keterampilan Kader dalam Menilai Kurva Pertumbuhan Balita di Posyandu Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Candisari Kota Semarang. Jurnal Gizi Unimus, vol 2 No 1.
5
Hasyim dkk. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kinerja kader posyandu wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Kesehatan Holistik, Vol. 9 No.2 April 2015. Hal:51-58.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Peran Kader dalam Pemantauan Pertumbuhan Balita Bawah Garis Merah. J Keskom [Internet]. 12 Januari 2024 [dikutip 18 Agustus 2026];4(3):132-4. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1773

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 > >>