Health Literacy dan Gejala Depresi pada Lansia di Denpasar
Abstrak
Health literacy adalah kemampuan dalam mencari informasi, memahami, serta memperoleh informasi seputar kesehatan. Lansia sangat penting memiliki health literacy, karena kemampuan ini dapat membantu lansia memperoleh informasi tentang kesehatan. apabila lansia memiliki health literacy yang baik, maka mereka mampu mencapai kesejahteraan fisik dan psikologisnya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan health literacy dengan gejala depresi pada lansia di komunitas. Metode: Desain penelitian menggunakan analitic correlational dengan pendekatan cross-sectional. Tenik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 98 lansia. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2023 dengan memberikan kuesioner Health Literacy Short Form Survey Questionnaire untuk mengukur health literacy dan Geriatric Depression Scale untuk mengukur gejala depresi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Spearman Rank Hasil: Hasil uji korelasi spearmen’s rank adalah sebesar r = -0,469 untuk dengan nilai significance p <0,001. Hal ini dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara health literacy dengan gejala depresi pada lansia. Seseorang lansia yang memiliki literasi kesehatan yang buruk dapat beresiko memiliki gejala depresi, begitu juga sebaliknya. Simpulan: Health Literacy adalah indikator penting yang harus dimiliki seseorang untuk mendapatkan kesehatan yang diharapkan. Health literacy berkontribusi dalam pengurangan faktor resiko masalah kesehatan baik fisik maupun mental.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.