Articles
Open Access

DETERMINAN KEJADIAN OBESITAS PADA MASYARAKAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU

DETERMINAN KEJADIAN OBESITAS PADA MASYARAKAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA PEKANBARU

1 STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Unduh PDF

Abstrak

Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Berdasarkan Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2016 Proporsi kejadian obesitas tertinggi terdapat pada Puskesmas Simpang Tiga yaitu 2,1% per 19.029 Penduduk. Berdasarkan survey awal, dari 20 responden ada sebanyak 5 orang (25%) yang menderita obesitas. Obesitas berdampak pada munculnya berbagai penyakit degeneratif antaralain sindrom metabolik, ateroskleroswas, penyakit kardiovaskuler, diabetes, batu empedu, gangguan fungsi pulmonal, hipertensi dan dwaslipidemia. Tujuan penelitian mengetahui determinan Kejadian Obesitas pada Mayarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang 3 Kota Pekanbaru Tahun 2017. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenwas desain studi penampang analitik.Variabel dependen obesitas dan Variabel independen adalah Pendidikan, Pengetahuan, Jenwas Kelamin, Keturunan, Aktivitas Fwasik dan Kebiasaan Makan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Simpang 3 Kota Pekanbaru, Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2017 - Januari 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang bertempat tinggal dan menetap di wilayah kerja Puskesmas Simpang 3 Kota Pekanbaru tahun 2018 sebanyak 19.029 jiwa dan sampel berjumlah 155 responden.Teknik pengambilan sampel quota sampling. Analwaswas data univariat,bivariat dan multivariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang yang berpendidikan rendah (≤ SMP), keturunan obesitas dan kebiasaan makan kurang berpengaruh terhadap kejadian obesitas. Disarankan agar Puskesmas Simpang 3 Kota Pekanbaru lebih giat lagi mensosialisasikan gaya hidup sehat seperti bagaimana pola makan yang baik agar terhindar dari obesitas terutama sasarannya pada masyarakat yang pendidikannya rendah dan mempunyai riwayat keturunan obesitas

Referensi

1
Adriani, Merryana, and wijatmadi Bambang. Pengantar Gizi Masyarakat. 1st ed., Kencana Prenada Media Group, 2012.
2
Anggraini S. Faktor Risiko Obesitas Pada Anak Taman Kanak- Kanak Di Kota Bogor. IPB. 2008; 1-54
3
Anna, lusia. “Indonesia Masuk 10 Besar Orang Gemuk Terbanyak.†Kompas Cetak, 2014, p. 1.
4
Haines J, Sztainer DM, Wall M, Story M. 2007. Personal, Behavioral, and Environmental Risk and Protective Factors for Adolescent Overweight. Int. J. Obes. 2007; 15:2748-60.
5
Kurdanti, W. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas Pada Remaja.Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11 (04).
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
DETERMINAN KEJADIAN OBESITAS PADA MASYARAKAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KOTA PEKANBARU: DETERMINAN KEJADIAN OBESITAS PADA MASYARAKAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG TIGA PEKANBARU. J Keskom [Internet]. 23 April 2019 [dikutip 18 Agustus 2026];5(1):23-8. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/355

Artikel Serupa

1-10 dari 374

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >>