Determinan Respon Keluarga Penderita Gangguan Jiwa Unit Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa
DETERMINAN RESPON KELUARGA PENDERITA GANGGUAN JIWA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA
Abstrak
Penderita gangguan jiwa sering mendapatkan stigma dan diskriminasi yang lebih besar dari masyarakat disekitarnya dibandingkan individu yang menderita penyakit medis lainnya. Tidak hanya menimbulkan konsekuensi negatif terhadap penderitanya tetapi juga bagi anggota keluarga, meliputi sikap penolakan, penyangkalan, dan disisihkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan respon keluarga penderita gangguan jiwa.
Jenis penelitian ini adalah analitik observasional menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan questioner dan diuji dengan rumus statistic chi square (X2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan lemah antara pengetahuan dengan respon keluarga penderita gangguan jiwa rawat jalan (X2hit = 7,467, phi = 0,477), ada hubungan sedang antara struktur keluarga dengan respon keluarga penderita gangguan jiwa rawat jalan (X2hit = 10,356, phi = 0,557), ada hubungan kuat antara sistem pendukung dengan respon keluarga penderita gangguan jiwa rawat jalan (X2hit = 16,320, phi = 0,675), Ada hubungan kuat antara sumber daya keluarga dengan respon keluarga penderita gangguan jiwa rawat jalan (X2hit = 10,689, phi = 0,557).
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa responden keluarga terhadap penderita gangguan jiwa berhubungan dengan pengetahuan, struktur keluarga, system pendukung dan sumber daya keluarga.