Analisis faktor-faktor determinan Individu terhadap Tuberculosis Multidrug Resistant (TB MDR) di Provinsi Sumatera Selatan
Abstrak
Latar belakang: “Tuberculosis Multidrug resistant (TB MDR) adalah salah satu jenis resistensi tuberkulosis terhadap minimal dua obat antibiotik tuberkulosis garis pertama, yaitu INH dan Rifampicin dengan atau tidak resisten terhadap obat antibiotik tuberkulosis yang lainâ€. Penyakit TB MDR merupakan masalah kesehatan masyarakat dunia, termasuk di Indonesia yang banyak menyebabkan kematian. Kajian ini dilakukan untuk mencari faktor-faktor penyebab terhadap kejadian TB MDR.
Metode: Desain penelitian ini menggunakan kasus kontrol dengan mixed methods. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, diskusi terarah, wawancara mendalam dan observasi. Pengukuran data pada kajian ini menggunakan regresi logistik bivariat.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor determinan terhadap kejadian TB MDR adalah pendidikan dasar (OR:13), pendidikan menengah (OR:2,16), riwayat sakit TB (OR:8,0), hasil pengobatan TB gagal (OR:3,5), riwayat putus berobat TB (OR:5,2). Penderita TB dengan diabetes mellitus berisiko (OR:3,0), tidak patuh makan obat OR:17), akses sulit ke fasyankes (OR: 2).
Kesimpulan: Faktor-faktor determinan terhadap kejadian TB MDR adalah pendidikan, riwayat sakit TB, hasil pengobatan TB gagal, riwayat putus berobat, penderita TB dengan diabetes mellitus serta penderita TB yang mempunyai akses sulit ke fasyankes..

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.