Articles
Open Access

Analisis Hubungan Sosial Ekonomi dan Jenis Kelamin dengan Stunting pada Balita di Sangiangtanjung, Lebak Banten

1 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ROR
Unduh PDF

Abstrak

Stunting merupakan salah satu indikator dari permasalahan status gizi. Banyaknya faktor risiko yang menjadi penyebab terjadinya stunting sangat kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sosial ekonomi dan jenis kelamin dengan stunting pada balita di Desa Sangiangtanjung Lebak Banten. Penelitian ini merupakan kombinasi metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari data sekunder Pemantauan Status Gizi (PSG) Sangiangtanjung 2019. Sampelnya sebanyak 507 balita di Desa Sangiangtanjung yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang dianalisis meliputi stunting, sosial ekonomi, dan jenis kelamin. Analisis data menggunakan fisher exact test dan chi-square. Data kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam kepada seorang perangkat desa dan bidan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Desa Sangiangtanjung sebesar 2,8%. Seluruh variabel menunjukkan tidak ada hubungan dengan stunting, yaitu: sosial ekonomi (p-value= 0,845) dan jenis kelamin (p-value=0,604). Sedangkan hasil wawancara dengan para informan didapatkan informasi mendalam mengenai faktor risiko stunting, yaitu sosial ekonomi masyarakatnya yang rendah, keengganan ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan pada trimester pertama, serta adanya kepercayaan pada beberapa stigma mengenai pembatasan pada konsumsi makanan tertentu yang justru baik bagi kesehatan. Semua faktor tersebut termasuk dalam faktor mendasar. Perlunya upaya penanganan di level hilir dengan melakukan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai faktor risiko stunting dan pencegahannya melalui kelas ibu hamil.

 

Biografi Penulis

T

Terry Y.R. Pristya

Indonesia
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ROR

Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan

A

Azizah Muliha Fitri

Indonesia
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ROR

Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan

W

Widayani Wahyuningtyas

Indonesia
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ROR

Prodi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan

Referensi

1
Achadi, E. L., Achadi, A. dan Aninditha, T. (2020) Pencegahan Stunting: Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
2
Balitbangkes (2018) Hasil Utama Riset Kesehatan (RISKESDAS), Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. doi: 10.1088/1751-8113/44/8/085201.
3
Beal, T. et al. (2018) “A review of child stunting determinants in Indonesia,†Maternal and Child Nutrition. Blackwell Publishing Ltd. doi: 10.1111/mcn.12617.
4
BPS Lebak (2018) Kecamatan Kalanganyar dalam Angka 2018. Lebak: BPS Kabupaten Lebak. Tersedia pada: https://lebakkab.bps.go.id.
5
Ekayanthi, N. W. D. dan Suryani, P. (2019) “Edukasi Gizi pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil,†Jurnal Kesehatan, 10(3), hal. 312. doi: 10.26630/jk.v10i3.1389.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Analisis Hubungan Sosial Ekonomi dan Jenis Kelamin dengan Stunting pada Balita di Sangiangtanjung, Lebak Banten. J Keskom [Internet]. 26 Februari 2021 [dikutip 18 Agustus 2026];6(3):285-91. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/581

Artikel Serupa

1-10 dari 370

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama