The Importance of journal Indexation in a Scientific Journal

Pentingnya Indeksasi pada sebuah jurnal ilmiah

Keywords: indexing, journal, DOAJ

Abstract

Lembaga pengindeks bisa diibaratkan sebuah toko yang akan kita titipkan barang dagangan kita agar dapat dilihat oleh orang yang berkunjung ke toko tersebut. Semakin terkenal toko yang kita titipkan semakin tinggi pula kesempatan barang dagangan kita lebih sering dilihat oleh pengunjung toko, sehingga reputasi barang dagangan kita pun reputasinya meningkat dan orang akan lebih merekomendasikan dagangan kita bahkan menyebutkan jika bercerita kepada orang lain.

Jadi indeksasi adalah pendaftaran jurnal pada lembaga pengindeks bereputasi. Lembaga pengindeks akan membantu mempromosikan semua artikel yang ada pada jurnal kita kepada publik. Semakin banyak jurnal kita terindeks dilembaga pengindeks maka secara otomatis meningkatkan sitasi bahkan reputasi jurnal kita tersebut.

Terdapat beberapa tingkatan lembaga pengindeks yang dapat kita kelompokkan kedalam kategori tinggi, sedang dan rendah. Umumnya lembaga pengindeks yang berkategori tinggi relatif sangat selektif untuk memilih jurnal agar dapat terindeks dan mereka memilki database yang besar contoh : Scopus dan Thompson Reuters. Kategori sedang relatif selektif memilih jurnal, memiliki database besar dan tidak memiliki perangkat analisa sitasi dan pemeringkatan jurnal contoh lembaga ini misalnya DOAJ, EBSCO, PubMed, CABI dan lembaga pengindeks yang setara. Sedangkan kategori rendah hampir tidak selektif terhadap jurnal yang terindeks misalnya Google Scholar, Portal Garuda, Moraref, WorldCat dan lembaga pengindeks yang setara.

Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) saat ini sudah terindeks oleh lembaga pengindeks internasional bereputasi sedang yaitu pada DOAJ dan CABI. Ada beberapa hal yang menguntungkan jika kita telah terindeks pada lembaga pengindeks sedang dan tinggi yaitu lembaga pengindeks yang barkategori rendah ada yang secara otomatis melakukan harvesting jurnal dari lembaga pengindeks seperti DOAJ maupun Crosref. Berikut adalah beberapa lembaga pengindeks yang sudah didaftarkan oleh  Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health)

                                                  Gambar  1 Lembaga Pengindeks pada Jurnal Kesehatan Komunitas               

Sebelum melakukan pendaftaran ke lembaga pengindeks kita dapat menyiapkan beberapa hal seperti, halaman lengkap yang menampilkan Article Processing Charges, Plagiarism Check, Editorial Board, Review Policy, Open Access Policy, Reference Management Policy, Copyright Statement, Guidelines, Aims and Scope, Publication Ethics, Copyright Transfer Form, Author Fees dan Statistic Visitors. Kemudian memiliki Content Licencing yang dapat kita peroleh dengan mengunjungi halaman http:// creativecommons.org/licenses/. Berikutnya yang perlu kita siapkan adalah Plagiarism Checker dapat dilakukan dengan software berbasis desktop  maupun berbasi halaman web, contoh Crossref Similarity Check powered by Ithenticate salah satu layanan yang dikelola oleh Relawan Jurnal Indonesia (RJI) dengan syarat telah mengurus DOI melalui RJI.

Untuk dapat terindeks pada lembaga pengindeks bereputasi perlu adanya perubahan paradigma dalam hal pengelolaan jurnal dari cetak kedalam format online, dimana seluruh proses penerbitan junral dilakuan secara daring atau online. Hal ini karena syarat untuk dapat terindeks adalah pengelolaan jurnal yang konsisten dan dilakukan secara daring dengan mengunakan elektronik jurnal seperti Open Journal System.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ade Cahya, STIKes Hang Tuah Pekanbaru

BAAK STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Published
2018-11-08
How to Cite
1.
Cahya A. The Importance of journal Indexation in a Scientific Journal. KESKOM [Internet]. 8Nov.2018 [cited 13Dec.2018];4(1):1. Available from: http://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/293
Abstract viewed = 126 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 54 times