1
Andriani, Y., & Kurniawati, E. (2020). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Higiene Sanitasi Rumah Makan di Wilayah Kerja Puskesmas Sarolangun Kabupaten Sarolangun Analysis of Factors Related to Restaurant Sanitation Hygiene in the Working Area of the Sarolangun Community Health Center , Sa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 2(2), 10–17.
DOI:
https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i2.982
2
Atmoko, (2017). Peningkatan Higiene Sanitasi Sebagai Upaya Menjaga Kualitas Makanan Dan Kepuasan Pelanggan Di Rumah Makan Dhamar Palembang. Jurnal Khasanah Ilmu, 8(1), 1–9.
3
Balai Pengembangan pendidikan Anak usia dini dan pendidikan Masyarakat (BP-PAUD. (2018). Bahan ajar Sanitasi dan Higienis. Balai pengembangan pendidikan Anak usia dini dan pendidikan Masyarakat (BP-PAUD dan DIKMAS).
4
Blongkod, F. R. (2012). Studi Hygiene sanitasi rumah makan di kecamatan kota timur dan kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo 2012. Kesmas.
5
Depkes RI. (2004). Higiene Sanitasi Makanan dan minuman. Dirjen PPL dan PM. Jakarta
6
dinas kesehatan kabupaten kepulauan anambas. (2021). Data Tempat Pengolahan Makanan. dinas kesehatan.
7
Fajriansyah, (2017). Kondisi Industri Tahu berdasarakan Hygiene dan Sanitasi di Kota Banda Aceh The Tofu Industry condition based on hygiene and sanitation in the city of Banda Aceh . Collaborative Medical Journal (CMJ) Vol 1. No 2, 1(2), 11–20.
DOI:
https://doi.org/10.30867/action.v2i2.69
8
Harnani, Yessi. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HYGIENE DAN SANITASI DI RESTORAN TANGKERANG LABUAI KOTA PEKANBARU THE FACTORS ASSOCIATED WITH HYGIENE AND SANITATION OF RESTAURANTS IN TANGKERANG LABUAI PEKANBARU CITY. Collaborative Medical Journal (CMJ) Vol 1. No 2, 1(2), 11–20.
9
Indraswati, (2016). Kontaminasi makanan (food contamination). Ponorogo: Forum Ilmiah Kesehatan.
10
Irawan, D. W. P. (2016). PRINSIP - PRINSIP HYGIENE SANITASI MAKANAN MINUMAN (D. Indraswati (ed.)). Djoko Windu P. Irawan.
11
Menteri Kesehatan. (2003). KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1098/MENKES/SK/VII/2003 TENTANG PERSYARATAN HYGIENE SANITASI RUMAH MAKAN DAN RESTORAN.
12
Nugraha, Yudha Eka. (2019). Penerapan higienitas dan sanitasi di restoran the view rooftop grand la villais seminyak. Penerapan Higienitas Dan Sanitasi Di Restoran the View Rooftop Grand La Villais Seminyak, 1 (1): 229, 229–247.
DOI:
https://doi.org/10.46837/journey.v1i1.25
13
Nuraini. (2017). Penerapan Hygiene di rumah makan Salero Ulak karang Padang. Manajemen Perhotelan, 3–17.
14
Nuraini, L. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penerapan Hygiene Sanitasi Rumah Makan d Kabupaten Magelang. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Hygiene Sanitasi Rumah Makan Di Kabupaten Magetan, 53(9), 1689–1699.
15
Pengembangan, T., Universitas, J., & Surabaya, K. C. M. (2014). Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7, page 1-5.
16
Prasetya, Ekawati. (2018). Hygiene dan fasilitas sanitasi rumah makan di wilayah Kota Gorontalo. Jurnal Kesehatan Masyarakat FIKK.
17
Rachmatina, L. D. (2018). Analisis hygiene sanitasi rumah makan di sekitar kampus universitas muhammadiyah surakarta. Kesehatan Masyarakat.
18
Rahmadiyanti, N. H. (2021). Penerapan Higiene dan Sanitasi warung makan di pasar ngasem sebagai penunjang wisata kuliner di yogyakarta. Teknik Boga, volume 2.
19
Rahmawati, Y. (2014). Modul Higiene dan Sanitasi untuk penjamah makanan pada penyelenggaraan makanan (T. A. Habsari (ed.)). Yani Rahmawati.
20
Sabarguna, B.S., Rubaya, A. K., (2011). Sanitasi makanan dan Minuman menuju peningkatan Mutu Efisiensi Rumah Sakit. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.
21
Sakriani, purnama sidbang. (2016). Gambaran Higiene Sanitasi Pengolahan Makanan di rumah makan yang ada di wilayah kerja puskesmas kota. Poltekkes Kemenkes Ternate, Indonesia, 9(1), 6–10.
DOI:
https://doi.org/10.32763/juke.v9i1.128
22
Sari, Dewi Puspita. (2021). Penerapan Higiene Sanitasi di Rumah Makanan Minang Simpang Ampek Panjer Kota Denpasar.Jurnal kesehatan Lingkungan Vol,11 No 2, 132-140.
DOI:
https://doi.org/10.33992/jkl.v11i2.1609
23
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode Penelitian Kualitaitf di bidang pendidikan (M. A. Dr. Anwar Mujahidin. Dr. UmarSidiq, M.Ag.
24
Sihite, R. (2000). Sanitation & Hygiene (Sanitasi dan Hygiene). Solo: Sekolah menengah kejujuran dan pendidikan program diploma jurusan perhotelan.
25
Sucipto, (2013). Kemananan Pangan untuk kesehatan Manusia.Yogyakarta:Gosyen
26
Swamilaksita, P. D. (2016). FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN HIGIENE SANITASI DI KANTIN UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN 2016. Nutrire Dianita, 8 nomo 2, 1–9.
27
Syahlan, V. L. G., Joseph, W. B. S., Sumampouw, O. J., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2018). Higiene Sanitasi makanan, dan sarana sanitasicterhadap angka kuman peralatan makan (piring) di instalasi gizi rumah sakit umum pancaran kasih GMIM kota Manado. Jurnal Kesmas, 7(5).
28
Vioni L. G. (2018). Higiene Sanitasi Pengolaan Makanan dan angka Kuman peralatan makan (Piring) di Instalasi gizi Rumah Sakit umum Pancaran Kasih Gmim Kota Manado. Jurnal KESMAS, Vol.7 No. 5..
29
Windu,Djoko. (2016). PRINSIP - PRINSIP HYGIENE SANITASI MAKANAN MINUMAN . Forum Ilmiah Kesehatan (Forikes).
30
Yulia. (2016). Higiene sanitasi makanan, minuman dan sarana sanitasi terhadap angka kuman peralatan makan dan minum pada kantin. Jurnal Vokasi Kesehatan, II, 55–61.
31
Yulianto, W. H. R. J. N. (2020). Hygiene, Sanitasi dan K3 (pertama). Yulianto; Wisnu Hadi R. Jati Nurcahyo.