Articles
Open Access

Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Pencegahan Demam Berdarah pada Anak Sekolah: Tinjauan Sistematik

1 Universitas Indonesia ROR
2 Departemen Keperawatan Komunitas, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
3 Departemen Keperawatan Komunitas , Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan beban kesehatan global yang signifikan dengan insiden yang terus meningkat, termasuk di Indonesia yang melaporkan 88.593 kasus dari Januari hingga Mei 2024. Anak usia sekolah menjadi populasi kunci karena lingkungan sekolah merupakan tempat strategis untuk penerapan program pencegahan dan pengendalian. Tinjauan sistematis ini bertujuan membandingkan efektivitas pendidikan berbasis video dengan pendidikan konvensional dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan DBD pada anak sekolah. Penelitian dilakukan mengikuti panduan PRISMA 2020 dengan pencarian pada tujuh basis data utama selama Maret–April 2025. Kriteria inklusi disusun berdasarkan kerangka PICO mencakup studi kuantitatif pada anak usia 12–15 tahun yang menerima intervensi pendidikan pencegahan DBD berbasis video. Sebanyak tujuh artikel memenuhi kriteria, terdiri dari tujuh studi kuasi-eksperimen, yang dinilai kualitasnya menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pendidikan berbasis video yang diterapkan di lingkungan sekolah secara konsisten meningkatkan KAP terkait pencegahan DBD. Temuan ini memberikan landasan penting bagi praktik keperawatan komunitas untuk mengadopsi media video sebagai instrumen edukatif yang efektif dalam upaya pencegahan DBD. Penelitian mendatang perlu menggunakan desain uji klinis acak berbasis klaster dengan tindak lanjut jangka panjang serta pengukuran perilaku objektif guna menangkap perubahan perilaku berkelanjutan. Pendekatan teoretis seperti Health Promotion Model perlu diterapkan secara eksplisit untuk memperjelas mekanisme perubahan perilaku. Studi multilokasi dengan dukungan sosial dari guru, orang tua, dan teman sebaya juga diperlukan agar hasil intervensi lebih generalis dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan DBD.

Referensi

1
World Health Organization. Dengue and Severe Dengue [Internet]. 2024. Tersedia pada: https://www.who.int/health-topics/dengue-and-severe-dengue
2
2. Mahardika IGWK, Rismawan M, Adiana IN. Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Perilaku Pencegahan DBD Pada Anak Usia Sekolah di Desa Tegallinggah. Jurnal Riset Kesehatan Nasional. 1 April 2023;7:51–7.
3
3. World Health Organization. Dengue [Internet]. 2023. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue
4
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Waspada DBD di Musim Kemarau [Internet]. 2024. Tersedia pada: https://kemkes.go.id/id/waspada-dbd-di-musim-kemarau
5
5. Tokan PK. Efektifitas Pendidikan Kesehatan Demam Berdarah Dengue Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Jumantik Sekolah Di Sekolah Dasar Inpres Watujara Kabupaten Ende. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat. 2022;22(2):350–60.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Pencegahan Demam Berdarah pada Anak Sekolah: Tinjauan Sistematik. J Keskom [Internet]. 30 Desember 2025 [dikutip 18 Agustus 2026];11(3):639-4. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/2382

Artikel Serupa

31-40 dari 564

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama