Articles
Open Access

Kualitas Fisik Air, Kejadian Diare Dengan Stunting Pada Balita di Puskesmas Arso Kota

1 Poltekkes Kemenkes Jayapura
2 Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jayapura
Unduh PDF

Abstrak

Balita yang stunting merupakan hasil dari masalah gizi kronis sebagai akibat dari asupan makan yang kurang, ditambah dengan penyakit infeksi, dan masalah lingkungan. Keadaan lingkungan fisik dan sanitasi di sekitar rumah sangat memengaruhi kesehatan penghuni rumah tersebut termasuk status gizi anak balita Salah satu faktor tidak langsung penyebab stunting adalah water, sanitation and hygiene (WASH), yang terdiri dari sumber air minum, kualitas fisik air minum, kepemilikan jamban dan hygiene yaitu kebiasaan cuci tangan. WASH mempengaruhi status gizi stunting pada balita yaitu melalui penyakit infeksi yang dialami. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kualitas fisik air dan kejadian diare dengan stunting di Puskesmas Arso Kota. Disain penelitian menggunakan cross sectional dengan subyek sebanyak 45 responden. Responden dengan kualitas fisik air yang memenuhi syarat sebanyak 33(73,3%) responden, sedangkan balita yang memiliki riwayat kejadian diare sebanyak 30 (66,7%) responden. Tidak ada hubungan kualitas fisik air dengan stunting (p=0,496). Ada hubungan kejadian diare dengan stunting (p=0,007).

Referensi

1
Al-firdausyah, K. S. P. et al. (2021) ‘Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Patimpeng Kabupaten Bone’, JGMI: The Journal of Indonesian Community Nutrition, 10(1), pp. 52–66.
2
Brown, K. H. (2003) ‘Symposium : Nutrition and Infection , Prologue and Progress Since 1968 Diarrhea and Malnutrition 1’, Symposium: Nutrition and Infection, Prologue and Progress Since 1968, pp. 328–332.
3
Chandra, D. et al. (2019) ‘Effects of improved drinking water quality on early childhood growth in rural Uttar Pradesh , India : A propensity-score analysis’, Plos One, 442, pp. 1–16.
4
Desyanti, C. and Nindya, T. S. (2017) ‘Hubungan Riwayat Penyakit Diare dan Praktik Higiene dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simolawang, Surabaya’, Amerta Nutrition, 1(3), p. 243. doi: 10.20473/amnt.v1i3.6251.
5
Ihsan, A., Riviwanto, M. and Darwel (2012) ‘Pengaruh Sumber Air Bersih, Jamban, dan Pola Asuh Terhadap Stunting Pada Balita Dengan Diare Sebagai Variabel Interventing’, Buletin Kesehatan Lingkungan Masyarakat, 39(1), pp. 1–5.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Kualitas Fisik Air, Kejadian Diare Dengan Stunting Pada Balita di Puskesmas Arso Kota. J Keskom [Internet]. 30 April 2022 [dikutip 18 Agustus 2026];8(1):130-4. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1119

Artikel Serupa

1-10 dari 225

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.