Articles
Open Access

Penggunaan Gadget dan Keluhan Kelelahan Mata Pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19

1 Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Meningkatnya intensitas penggunaan gadget pada pembelajaran online selama pandemi COVID-19 berdampak pada peningkatan keluhan kelelahan mata pada mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan gadget dengan keluhan kelelahan mata pada mahasiswa selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan sampel sebanyak 171 mahasiswa Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu mahasiswa semester 2 sampai semester 8. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dan uji regresi logistik berganda. Hasil uji statistik dengan mengunakan uji Chi-Square menunjukkan posisi penggunaan gadget (0,020), jarak penggunaan gadget (0,000), dan lama penggunaan gadget (0,000) berhubungan dengan keluhan kelelahan mata. Dapat disimpulkan penggunaan gadget dalam jangka waktu yang lama, posisi tubuh yang kurang baik, dan jarak yang terlalu dekat menjadi pemicu keluhan kelelahan mata. Lama penggunaan gadget menjadi faktor risiko paling dominan dengan prediksi risiko berupa penggunaan gadget lebih dari 2 jam akan beresiko 11 kali mengalami keluhan kelelahan mata. Untuk mengurangi efek negatif dari penggunaan gadget dalam jangka waktu yang lama diharapkan mahasiswa beristirahat secara teratur dan mengatur posisi dan jarak layar gadget.

Referensi

1
Asnel, R. and Kurniawan, C. (2020), “Analisis Faktor Kelelahan Mata pada Pekerja Pengguna Komputer”, Jurnal Endurance, Vol. 5 No. 2, pp. 356–365.
2
Boadi-Kusi, S.B., Abu, S.L., Acheampong, G.O., Adueming, P.O.-W. and Abu, E.K. (2020), “Association between Poor Ergophthalmologic Practices and Computer Vision Syndrome among University Administrative Staff in Ghana”, edited by Jia, C.Journal of Environmental and Public Health, Hindawi, Vol. 2020, p. 7516357.
3
Ganie, M.A., Himayani, R., Kurniawan, B., Kedokteran, F., Lampung, U., Ilmu, B., Mata, K., et al. (2019), “Hubungan Jarak dan Durasi Pemakaian Smartphone dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung The Correlation of Viewing Distance and Duration of Using Smartphone with Eyestrain on Medical Student of Lampung Universit”, Medical Journal of Lampung University, Vol. 8, pp. 136–140.
4
Gumunggilung, D., Doda, D.V.D. and Mantjoro, E.M. (2021), “Hubungan Jarak Dan Durasi Pemakaian Smartphone Dengan Keluhan Kelelahan Mata Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat Di Era Pandemi Covid-19”, Kesmas, Vol. 10 No. 2, pp. 12–17.
5
Gupta, R., Chauhan, L. and Varshney, A. (2021), “Impact of E-Schooling on Digital Eye Strain in Coronavirus Disease Era: A Survey of 654 Students”, Journal of Current Ophthalmology, Wolters Kluwer - Medknow, Vol. 33 No. 2, pp. 158–164.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Penggunaan Gadget dan Keluhan Kelelahan Mata Pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19. J Keskom [Internet]. 31 Agustus 2022 [dikutip 18 Agustus 2026];8(2):285-92. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1188

Artikel Serupa

1-10 dari 192

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.