Articles
Open Access

Rehabilitasi Pasien Stroke Dimasa Pandemi Covid-19: Integrative Review

1 Universitas Hasanuddin ROR
2 Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin Makassar
Unduh PDF

Abstrak

Latar belakang: Dimasa Pandemi Covid-19 terjadi penurunan pelayanan rehabilitasi pada pasien stroke dan pasien hanya berada di rumah tanpa rehabilitasi. Hal ini menyebabkan pasien mengalami stroke berulang, kontraktur, malnutrisi, decubitus dan penurunan fungsi kognitif. Rehabilitasi sangat penting dilakukan untuk mencapai pemulihan dan perbaikan maksimal dalam hal kemampuan fisik, mental, sosial dan kemampuan bicara. Adapun tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gambaran rehabilitasi pasien stroke selama masa pandemi Covid-19. Metode: Review ini menggunakan metodologi penelitian integrative review yang dimodikasi oleh Whittemore & Knafl, (2005), Pencarian literatur dilakukan pada 5 database yaitu PubMed, Science Direct, ProQuest, Cochrane Library dan DOAJ dengan kriteria inklusi berbahasa inggris, diterbitkan antara tahun 2020 sampai 2022, berfokus pada stroke, rehabilitasi pasien stroke dan pandemi Covid 19 dan penelitian original. Penilaian publikasi menggunakan penilaian kritis yang dirancang oleh Bowling, (2001). Hasil: 10 artikel dimasukkan dalam analisis. Didapatkan rehabilitasi pasien stroke selama pandemi Covid-19 yaitu, pertama: Perubahan sistem layanan rehabilitasi, Kedua: adanya hambatan rehablitasi pasien stroke selama pandemi covid-19 seperti beban kerja keluarga semakin bertambah, kurangnya dukungan sosial dan faktor ekonomi/kendala finansial. Ketiga: Perubahan Status fungsional pasien stroke. Kesimpulan: Gambaran rehabilitasi pasien stroke di masa pandemi Covid-19 yaitu perubahan sistem layanan rehabilitasi,  adanya hambatan rehabilitasi pasien stroke selama pandemi covid-19 seperti beban kerja keluarga semakin bertambah, kurangnya dukungan sosial dan faktor ekonomi/kendala finansial dan perubahan staus fungsional pasien stroke.

Referensi

1
Bowling A. Research Methods in Health – Investigating Health and Health Services. Public Health. 2001;124(2):122.
2
WHO. Communication and Community Engagement Guidance for Physical and Social Distancing. Reg Off africa. 2020; https://reliefweb.int/report/world/risk-communication-and-community-engagement-guidance-physical-and-social-distancing
3
Venketasubramanian N, Anderson C, Ay H, Aybek S, Brinjikji W, De Freitas GR, et al. Stroke Care during the COVID-19 Pandemic: International Expert Panel Review. Cerebrovasc Dis. 2021;50(3):245–61. https://doi.org/10.1159/000514155
4
Cadilhac DA, Kim J, Tod EK, Morrison JL, Breen SJ, Jaques K, et al. COVID-19 Pandemic Impact on Care for Stroke in Australia: Emerging Evidence From the Australian Stroke Clinical Registry. Front Neurol.2021;12(February):1–9. https://doi.org/10.3389/fneur.2021.621495
5
Alonso de Leciñana M, Castellanos M, Ayo-Martín Ó, Morales A. Stroke care during the COVID-19 outbreak in Spain: the experience of Spanish stroke units. Stroke Vasc Neurol [Internet]. 2021 Jun;6(2):267–73. Available from: https://svn.bmj.com/lookup/doi/10.1136/svn-2020-000678
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Rehabilitasi Pasien Stroke Dimasa Pandemi Covid-19: Integrative Review. J Keskom [Internet]. 5 Desember 2023 [dikutip 18 Agustus 2026];9(3):521-3. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1526

Artikel Serupa

1-10 dari 74

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama