Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Flyer Terhadap Pengetahuan Risiko Diabetes Pada Remaja di SMA Negeri 9 Pekanbaru
Abstrak
Diabetes melitus kini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga remaja akibat pola makan tidak sehat dan rendahnya pemahaman mengenai konsumsi gula dan makanan pemicu diabetes, yang meningkatkan risiko penyakit degeneratif sejak usia muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media flyer terhadap pengetahuan risiko diabetes pada remaja. Dilakukan di SMA Negeri 9 Pekanbaru dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest, melibatkan 34 remaja kelas 10,11 dan 12 yang dipilih melalui stratified random sampling. Kriteria inklusi adalah siswa aktif yang bersedia mengikuti penelitian, sedangkan eksklusi adalah siswa yang tidak menyelesaikan seluruh intervensi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan risiko diabetes dan media edukasi flyer. Data dikumpulkan melalui pre-test sebelum intervensi dan post-test setelah pemberian edukasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan rata-rata pre-test 11,00 dan post-test 16,00. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p =0,001, yang mengindikasikan peningkatan pengetahuan remaja mengenai risiko diabetes secara signifikan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada efektivitas media edukasi sederhana dan berbiaya rendah untuk meningkatkan pemahaman kesehatan remaja, serta secara ilmiah berkontribusi sebagai bukti empiris pengembangan strategi promosi kesehatan preventif berbasis sekolah untuk pencegahan dini diabetes
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.