Hubungan Daya Terima Makanan dengan Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Santriwati
Abstrak
Asupan zat gizi pada siswa yang tinggal di asrama lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang tidak tinggal di asrama. Berawal dari hal tersebut, penting dilakukan pengkajian tentang konsumsi siswa yang tinggal di asrama serta sistem penyelenggaraan makanan bagi penyediakan makanan untuk siswa.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan daya terima makanan dengan tingkat konsumsi energi dan protein santriwati. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian adalah santriwati kelas VII dan VIII. yang berjumlah 57 orang. Variabel yang diteliti meliputi daya terima makanan, tingkat konsumsi energi dan protein, kebutuhan, ketersediaan, serta konsumsi energi dan protein, Analisa data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian, daya terima santriwati terhadap makanan yang disajikan termasuk kategori baik, rata-rata kebutuhan energi santriwati adalah 1754.58 kkal/hari, kebutuhan protein sebesar 51.79 g/hari, sebagian besar tingkat konsumsi energi dan protein santriwati termasuk kategori normal, tingkat konsumsi terhadap ketersediaan energi dan protein santriwati seluruhnya berada kategori normal, tingkat konsumsi terhadap kebutuhan energi dan protein santriwati termasuk kategori defisit berat, tingkat ketersediaan terhadap kebutuhan energi dan protein santriwati termasuk kategori defisit. Kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara daya terima makanan dengan tingkat konsumsi energi maupun protein santriwati. Saran yang diberikan adalah Perlu pemorsian makanan untuk pada santriwati dan upaya lanjut dalam meningkatkan konsumsi energi dan protein santriwati dan menjalin kerja sama dengan Puskesmas setempat untuk memonitoring status gizi santriwati.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.