THE IMPLEMENTATION OF THE PREVENTION AND IMPROVEMENT PROGRAM OF MALNUTRITION IN CHILDREN UNDER FIVE YEARS AT SIAK HULU III PUBLIC HEALTH CENTER

  • winda septiani Dosen STIKes Hang Tuah Pekanbaru
Keywords: the implementation of the program prevention, heading malnutrition

Abstract

Prevention and tackling malnutrition is an effort to anticipate potential problem of malnutrition before incident malnutrition and combat cases of malnutrition has happebed. Puskesmas Siak Hulu III has happened malnutrished cases for three years successive.

The aim of this research is aware of the problem of malnutrition program of prevention and tacking Puskesmas Siak Hulu III the program implementation so far, and wich has operated community health center. The reseach a qualitative method being used.

This research executed in june until july 2015. An analysis of the data done is analysis before in the feald, during analysis in the field, and analysis of after in a fieldwork constisting of an analysis of the domain, taxonomic analysis, componencial analysis and the theme of it’s cultural analysis. Informants in this research is 8 of a person taken based in the principle of sufficiency (Adequasy).

The research result obtained important themes of human resources, financing system, as well as advice remains a big problem in achieving the program. Most being considerate in the research is not stead a source of the national budget in the form of vehicle operational cost calculation in the program implementation. While the implementation of the program against the technical level is still experiencing a sumber of problems that could actualy be solved well namely coordination between health workers (midwives) cadres parents with toddkers and of health worker was recommended to all community health center head, the program nutrition and holders the village midwives priority heath to be more effort to promote compared with the effort to curative is cases of malnutrition.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmito, W. 2014. Sistem Kesehatan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Almatsier. S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.
Arisman. 2007. Gizi dalam Daur Hidup. ECG : Jakarta.
Anwar, K, Jufrie,M. Julia. 2005. Faktor Resiko Kejadian Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Gizi Klinik Indonesia.
Budiarti, S.R. 2006. Pengembangan Sistem Informasi Sarana Kesehatan untuk Pemantauan Perizinan di Seksi Perizinan Sarana Kesehatan Dinas Kesehatan kota Semarang. Thesis. Universitas Diponegoro. Semarang.
Depkes RI. 2005. Standar Pemantauan Pertumbuhan Balita : Jakarta.
Depkes RI. 2007. Buku Bagan tatalaksana Gizi Anak Gizi Buruk : Jakarta.
Depkes RI. 2008. Pedoman Respon Cepat Penanggulangan Gizi Buruk : Jakarta.
Depkes RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional : Jakarta.
Depkes RI. 2017. Riset Kesehatan Dasar : Jakarta.
Depkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar : Jakarta.
Dinkes Prov Riau, 2010. Profil Dinas : Pekanbaru.
Dinkes Prov Riau, 2013. Profil Dinas : Pekanbaru.
Fidiantoro, N. Teddy, S. 2013. Model Penentuan Status Gizi balita di Puskesmas. Jurnal Sarjana Teknik Informatika. Vol. 1. No.1.
Hidayat, AAA. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Anak Untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika.
Juliawan, D.E, Prambandari,Y.S dan Hartini, T.N 2010. Evaluasi Program Pencegahan Gizi Buruk Melalui Promosi dan Pemantauan Pertumbuhan Anak Balita. Berita Kedokteran Masyarakat. Volume 26, No.01.
Kemenkes RI, 2011. Buku Panduan Kader Posyandu : Jakarta
Kemenkes RI, 2011. Pedoman Pelayanan Anak Gizi Buruk : Jakarta
Kemenkes RI, 2013. Bagan Tatalaksana Anak Gizi Buruk Buku I : Jakarta
Khomsan, A. 2012. Ekologi Masalah Gizi, Pangan dan Kemiskinan. Alfabeta : Bandung.
Kosim & Sholeh, M. 2008. Buku Ajar Neonatologi Edisi I. Jakarta : Badan Penerbit IDAI
Lamabelawa, Y.R.G. 2006. Analisis Sistem Kewaspadaan pangan dan gizi (SKPG) dalam Mengatasi Masalah Gizi Buruk di kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tesis. Universitas Diponegoro, Semarang.
Lapau, B. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta.
Lapau, B. 2013. Metode Penelitian Kesehatan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta.
Lubis, dkk. 2012. Analisis Implementasi Program Penanggulangan Gizi Buruk Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan, Kota Medan Tahun 2008. Jurnal Penel Gizi Makan 2012, 35(1): 70-77.
Masro, A. dkk. 2013. Implementasi penangguangan gizi buruk diwilayah kerja Puskesmas Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 8. No 1. Hal 21-26.
Meiliany, Rasyad. A.S. Hilmanto, D. 2011. Faktor Risiko Status Gizi Kurang Pada bayi Usia Enam Bulan. Artikel Penelitian. Volume 61. Nomor II.
Nurlila, R. 2011. Faktor Penyebab Gizi Buruk Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mata Kota Kendari.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pendidikan dan Prilaku Kesehatan.Jakarta : Rineka Cipta.
Nyoman, Supariasa. (2002). Penilaian Status Gizi. ECG : Jakarta.
Subekhi, A. Jauhar.M. (2012) Pengantar Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Pustakaraya, Jakarta.
Supariasa, I,D, Bakri, B & Fajar, I. (2007). Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC
Soekirman. 2002. Ilmu Gizi dan Aplikasinya Untuk Keluarga dan Masyarakat. Jakarta : EGC.
Tampubolon, 2012. Analisis Implementasi Program Penanggulangan Gizi Buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuh Kecamatan Medan Labuh Tahun 2008. Tesis. Universitas Sumatera Utara.
Pakaya, Doni, A. 2008. Upaya Penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita Melalui Penjaringan dan Pelacakan Kasus. Berita Kedokteran Masyarakat. Volume 24, No.2.
langan Gizi Buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuh Kecamatan Medan Labuh Tahun 2008. Tesis. Universitas Sumatera Utara.
Pakaya, Dkk. 2008. Upaya Penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita Melalui Penjaringan dan Pelacakan Kasus. Berita Kedokteran Masyarakat. Volume 24, No.2.
Published
2017-12-31