Faktor Risiko Kejadian HIV/AIDS pada Laki-Laki Seks Laki-Laki di Kota Bukittinggi
Abstrak
Kelompok Laki-laki Seks Laki-laki atau LSL memiliki risiko 25 kali lebih besar tertular HIV dibandingkan laki-laki dewasa heteroseksual. Dinas kesehatan Kota Bukittinggi mencatat bahwa LSL merupakan jumlah populasi kunci tertinggi pada tahun 2023 yaitu sebanyak 573 orang. Upaya pengendalian dan pencegahan HIV/AIDS di Kota Bukittinggi perlu terus dipantau dan diperkuat, terutama mengingat adanya peningkatan kelompok LSL yang signifikan pada tahun 2023. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian HIV/AIDS pada Kelompok Laki-laki Seks dengan Laki-laki di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain case control, dengan 21 kasus LSL yang terinfeksi HIV dan 42 kontrol LSL yang tidak terinfeksi HIV/AIDS, menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil menunjukan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian HIV/AIDS adalah sikap (p-value=0,001; OR=0,019), peran teman sebaya (p-value=0,037; OR=7,993), dan pengalaman kekerasan seksual (p-value=0,039; OR=0,141). Temuan ini dapat menjadi landasan bagi program edukasi dan konseling yang lebih holistik dan berkelanjutan, yang sensitif terhadap trauma dan perilaku berisiko sebagai bagian dari strategi penanggulangan HIV/AIDS.
Referensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.