Articles
Open Access

Efektivitas Pendidikan Sebaya Berbasis Digital dalam Mendukung Berhenti Merokok pada Remaja: Tinjauan Sistematis

1 Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Unduh PDF

Abstrak

Perilaku merokok di kalangan remaja di Indonesia semakin mengkhawatirkan, dengan jumlah perokok aktif mencapai 70 juta orang dan peningkatan signifikan pada kelompok usia 13–15 tahun. Kebiasaan merokok sejak dini meningkatkan risiko adiksi nikotin, penyakit tidak menular, serta beban ekonomi keluarga dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pendidikan sebaya berbasis digital dalam meningkatkan motivasi berhenti merokok pada remaja.

Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang dilakukan mengikuti panduan PRISMA 2020. Pencarian artikel dilakukan pada basis data Scopus, ScienceDirect, dan ProQuest antara Maret–April 2025. Kriteria inklusi disusun berdasarkan kerangka PICO, mencakup studi kuantitatif yang melibatkan remaja berusia 10–19 tahun dengan intervensi pendidikan sebaya berbasis digital. Sebanyak 10 artikel (4 RCT, 2 kuasi-eksperimen, 2 kohort, dan 2 potong lintang) memenuhi kriteria dan dinilai kualitasnya menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist.

Hasil: Tinjauan menunjukkan bahwa intervensi berbasis sebaya digital secara signifikan meningkatkan efikasi diri, pengetahuan, dan niat berhenti merokok pada remaja. Bentuk intervensi meliputi edukasi sebaya daring, permainan digital, pesan media sosial, hingga modul berbasis sekolah. Sebagian besar studi menunjukkan hasil positif, meskipun terdapat variasi kekuatan bukti akibat perbedaan metodologi, keterbatasan tindak lanjut, dan penggunaan data self-report.

Simpulan: Pendidikan sebaya digital berpotensi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok pada remaja. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih ketat dan jangka waktu lebih panjang untuk memperkuat generalisasi temuan ini.

Referensi

1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2023 [Internet]. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024 [diunduh 10 Okt 2025]. Available from: https://www.kemkes.go.id.
2
2. WHO global report on trends in prevalence of tobacco use 2000-2030 [Internet]. 2024. Available from: https://iris.who.int/.
3
3. Sharapova S, Reyes-Guzman C, Singh T, Phillips E, Marynak KL, Agaku I. Age of tobacco use initiation and association with current use and nicotine dependence among US middle and high school students, 2014-2016. Tob Control. 2020;29(1):49–54.
4
4. Ye BZ, Wang XY, Wang YF, Liu NN, Xie M, Gao X, et al. Impact of Tobacco Smoking on Health Care Utilization and Medical Costs in Chronic Obstructive Pulmonary Disease, Coronary Heart Disease and Diabetes. Curr Med Sci. 2022;42(2):304–16.
5
5. Agarwal A, Lubet A, Chen S, Khoury A, Bloom DE. Non-communicable Diseases and Their Macroeconomic Impact in India. Econ Polit Wkly. 2021;56(51):56–63.
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Efektivitas Pendidikan Sebaya Berbasis Digital dalam Mendukung Berhenti Merokok pada Remaja: Tinjauan Sistematis. J Keskom [Internet]. 30 November 2025 [dikutip 18 Agustus 2026];11(3):567-76. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/2372

Artikel Serupa

1-10 dari 207

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama