Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

open access

The Vitamin B6 Content of Kepok Banana: an Alternative to Overcome Nausea for Pregnant Women

Kandungan Vitamin B6 Pada Pisang Kepok: Alternatif Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil

  • Rini Hariani Ratih Univrab

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Kehamilan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh ibu. Perubahan-perubahan itu untuk menyesuaikan tubuh ibu pada keadaan kehamilannya (Ratna, 2010). Perubahan tersebut sebagian besar adalah karena pengaruh hormon, yaitu peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Segera setelah terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh, maka akan muncul berbagai macam ketidaknyamanan secara fisiologis pada ibu misalnya mual muntah, keletihan, dan pembesaran pada payudara. (Hani,dkk 2011). Emesis gravidarum ini menyebabkan menurunan nafsu makan sehingga terdapat perubahan keseimbangan elektrolit dengan kalium, kalsium dan natrium yang menyebabkan perubahan metabolisme tubuh (Neil & Nelson, 2006). Menurut Supriyanto (2009), 50-90% wanita hamil mengalami mual pada trimester pertama dan sekitar 25% wanita hamil mengalami masalah mual muntah memerlukan waktu untuk beristirahat dari pekerjaannya (Smith, dkk, 2009). Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui  kandungan buah pisang kepok terhadap Emesis GravidarumTrimester I.


Salah satu terapi non-farmakologi yang direkomendasikan untuk mengatasi emesis gravidarum  adalah pisang. Penyebaran pisang hampir ada diseluruh daerah di Indonesia, dan memiliki banyak khasiat, salah satunya sebagai anti emesis geavidraum. Dalam pisang mengandung vitamin B6 adalah vitamin yang larut didalam air. Vitamin B6 dapat membantu meningkatkan pengembangan sel sistem syaraf pusat pada janin. Dengan jumlah yang tepat vitamin B6 ini akan mengurangi morning sickness. Salah satu jenis pisang yang direkomendasikan untuk emesis gravidarum yaitu pisang kepok. Dari hasil pemeriksaan dilaboratorium dengan sediaan menggunakan pisang kepok yang mana terdiri dari 3 macam bentuk konsumsi pisang kepok untuk mengetahui kandungan masing-masing didalam pisang kepok yang terdiri dari: pertama pisang kepok yang mengkal terdapat kandungan B6 sebesar 0,2022 mg/ml, kedua :pisang kepok masak kandungan B6 sebesar 0,2530mg/ml, dan ketiga: pisang kepok yang direbus selama 40 menit terdapat kandungan B6 sebesar0,3646 mg/ml. dari hasil tersebut maka peneliti menganjurkan  cara mengkonsumsi pisang kapok untuk emesis gravidarum yaitu dengan cara direbus.


 

PENDAHULUAN

Pisang kapok mengandung vitamin B6 cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Vitamin B6 berperan dalam metabolisme energi yang berasal darikarbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energibagi otak untuk aktivitas sehari-hari (Mom, 2009).

Menurut beberapa penelitian diduga dengan konsumsi vitamin B6 akan membantu mengurangi rasa mual-muntah pada beberapa wanita hamil. Pisang kapok memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim, kandungan vitamin B6 cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Untuk mengatasi rasa mual-muntah saat kehamilan, dosis vitamin B6 yang diperlukan lebih besar, yaitu 10 mg untuk 3-4 kali sehari. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak dan mengendalikan kondisi emosional ibu hamil. Banyak yang berpendapat bahwa vitamin B6 atau piridoksin umumnya dapat membantu ibu hamil mengatasi mual-muntah selama kehamilan (Suririnah, 2010).

Vitamin B6 adalah vitamin yang larut didalam air. Vitamin B6 dapat membantu meningkatkan pengembangan sel system syaraf pusat pada janin. Dengan jumlah yang tepat vitamin B6 ini akan mengurangi . Jumlah harian yang diperlukan ibu hamil untuk memenuhi vitamin B6 adalah 1,9miligram. Satu pisang ukuran sedang dapat mengandung 4 miligram. Pada pagi hari ibu hamil sering kali merasa dan muntah.Hal ini terlihat selama trimester pertama kehamilan yaitu pada tiga bulan pertama. Jika pisang dikonsumsi pada tahap awal kehamilan akan dapat membantu dan mengurangi morning sickness(Suririnah, 2010).

Emesis gravidarum ini menyebabkan menurunnya nafsu makan sehingga terdapat perubahan keseimbangan elektrolit seperti kalium, kalsium dan natrium yang menyebabkan perubahan metabolism tubuh. Emesis gravidarum akan bertambah berat menjadi hiperemesis gravidarum yang menyebabkan ibu muntah terus menerus tiap kali minum atau makan, akibatnya tubuh ibu semakin lemah, pucat, dan frekuensi buang air kecil menurun drastic sehingga cairan tubuh berkurang dan darah menjadi kental (hemokonsentrasi) sehingga melambatkan peredaran darah yaitu oksigen dan jaringan sehingga dapat menimbulkan kerusakan jaringan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya (Andriani, 2012).

Untuk mengatasi hal tersebut ibu hamil selain mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi mual muntah, para ibu bisa mencoba berbagai buah yang dianjurkan seperti buah pisang yang dapat mengatasi mual.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan vitamin B6 pada pisang kepok. Hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi masyarakat dan buah pisang kepok untuk dapat dijadikan alternatif lain untuk mengurangi mual muntah bagi ibu hamil secara non terapi (Hani,Ummi, 2011).

METODE

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yaitu penelitian yang dilakukan dilaboratorium Universitas Riau untuk mengetahui kandungan vitamin B6 yang terdapat didalam pisang kepok. Metode penelitian ini menggunakan teknik High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Penelitian ini dibagi menjadi tiga macam olahan konsumsi pisang kapok yaitu pisang kapok masak, mengkal, mentah, direbus (40, 30 dan 20 menit). Setelah dapat hasil kandungannya maka jenis olahan yang paling banyak mengandung B6 dijadikan rekomendasi untuk mengatasi mual.

.

HASIL

“Table 5 1 Hasil Uji Laboratorium Kandungan Vitamin B6 pada Pisang Kepok”
JenisPisang BeratPisang VolumePelarut(ml) Kadar (mg/g)
Masak 50.2324 100 0.2530
Menkal 50.5643 100 0.2022
Mentah 50.3432 100 0.1418
Rebus 40 menit 50.7621 100 0.3646
Rebus 30 menit 50.3254 100 0.3060
Rebus 20 menit 50.3493 100 0.2860

Berdasarkan tabel5.1 diatas pisang kepok yang masak terdapat kandungan B6 sebesar 0,2530 mg/ml, pisang kepok mengkal kandungan B6 sebesar 0,2022mg/ml, pisang kepok yang mentah kandungan B6 sebesar 0,1418 mg/ml, pisang kepok yang direbus selama 40 menit terdapat kandungan B6 sebesar 0,3646 mg/ml, 30 menit sebesar 0,3060 dan 20 menit 0,2860 mg/ml.

PEMBAHASAN

Pisang kapok berasa manis, sifatnya dingin dan astringen. Buah ini bermanfaat untuk memelihara energi, melumas usus, menawar racun, menurunkan panas (antipiretik), menghaluskan kulit, anti radang, meluruhkan kencing (diuretik) dan sebagai laksatif ringan .Dalam kenyataannya buah pisang mempunyai manfaat yang sangat banyak diantaranya dapat menurunkan tekanan darah, jadi mengkonsumsi buah pisang itu sangat baik untuk kesehatan, selain harganya yang murah dan sering kita jumpai ternyata punya banyak manfaat dan tidak ada efek samping buat ibu maupun janin yang dikandungnya(Mom, 2009)

Pisang kapok mengandung vitamin B6 yang larut didalam air.Vitamin B6 dapat membantu meningkatkan pengembangan sel system syaraf pusat pada janin. Dengan jumlah yang tepat vitamin B6 iniakanmengurangi. Jumlahharian yang diperlukan ibu hamil untuk memenuhi vitamin B6 adalah 1,9 miligram. Satu pisang ukuran sedang dapat mengandung 4 miligram. Pada pagi hari ibu hamil sering kali merasa dan muntah. Hal ini terlihat selama trimester pertama kehamilan yaitu pada tiga bulan pertama. Jika pisang dikonsumsi pada tahap awal kehamilan akan dapat membantu dan mengurangi morning sickness (Suririnah, 2010)

Menurut beberapa penelitian diduga dengan konsumsi vitamin B6 akan membantu mengurangi rasa mual-muntah pada beberapa wanita hamil. Pisang kapok memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim, kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Untuk mengatasi rasa mual muntah saat kehamilan, dosis vitamin B6 yang diperlukan lebih besar yaitu 10 mg untuk 3-4 kali sehari (Suririnah, 2010).

Kejadian Emesiss Gravidarum dipengaruhi oleh beberapa factor diantaranya umur, gravida, pendidikan, pekerjaan. Emesis gravidarum dalam kehamilan ini dianggap biasa namun tetap harus diwaspadai karena jika tidak ditangani dengan tepat akan membahayakan ibu dan janin. Faktor faktor yang bias mengurangi Emesis Gravidarum salah satunya dengan konsumsi pisang kepok(Neil, 2006).

Emesis Gravidarum sering terjadi pada ibu hamil trimester pertama, yang menyebabkan keadaan malas makan sehingga menurunkan asupan zat-zat gizi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin B6 dapat menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Hasil penelitian Rini Hariani Ratih mengenai efektifitas konsumsi pisang kepok terhadap Emesis Gravidarum pada ibu hamil trimester I menunjukkan ada pengaruh yang signifikan konsumsi pisang kepok terhadap emesis gravidarum dengan hasil P (0,04), rata-rata penurunan Emesis Gravidarum Sebelum 0,50 dansesudah 0,23 setelah mengkonsumsi buah pisang kepok(Ratih, 2017).

Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian Yunia Mariantari dengan judul hubungan dukungan suami, usia ibu, dan gravid terhadap kejadian Emesis Gravidarum didapatkan hasil bahwa mayoritas responden yang mengalami Emesis Gravidarum saja dan tidak sampai hiperemesis yaitu sebanyak 27 orang. Emesis gravidarum selama kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan system endokrin yang terjadi saat kehamilan, terutama disebabkan oleh tingginya fluktuasi kadar Human Chorionic Gonadothropin (HCG) yang terjadi pada trimester pertama(Marianti, 2014).

SIMPULAN

Simpulan dari hasil pemeriksaan dilaboratorium dengan sediaan menggunakan pisang kepok yang terdiri dari 3 macam bentuk konsumsi pisang kepok, pertama: pisang kepok yang mengkal mengandung vitamin B6 sebesar 0,2022 mg/ml, kedua: pisang kepok masak mengandung vitamin B6 sebesar 0,2530mg/ml, dan ketiga: pisang kepok yang direbus selama 40 menit mengandung vitamin B6 sebesar 0,3646 mg/ml. Kandungan vitamin B6 pisang kapok dapat mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Disarankan untuk ibu hamil trimester 1 untuk mengkonsumsi pisang kepok yang direbus selama 40 menit untuk mengurangi emesis gravidarum.

KONFLIK KEPENTINGAN

Tidak ada konflik kepentingan dalam penelitian ini

UCAPAN TERIMAKASIH

Dalam pelaksanaan penelitian ini tidak terlepas dukungan dari berbagai pihak. Peneliti secara khusus mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu. Terutama pada Ketua dan anggota Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Abdurrab dan pemberi dana Hibah Dikti Penelitian Dosen Pemula.

References

How to Cite
1.
Ratih R. The Vitamin B6 Content of Kepok Banana: an Alternative to Overcome Nausea for Pregnant Women. KESKOM [Internet]. 28Mar.2018 [cited 19Aug.2018];3(5):193-5. Available from: http://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/166