Articles
Open Access

Kandungan Gizi serta Sensori Nugget Ikan Patin dengan Penambahan Tempe Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting

Unduh PDF

Abstrak

Kekurangan gizi pada balita dapat mengakibatkan terganggunya pertumbuhan, perkembangan serta  rendahnya kualitas sumber daya manusia. Peringkat kelima prevalensi stunting di dunia ditempati Indonesia. Data SSGI Tahun 2021 prevalensi stunting kota Pekanbaru adalah 11,4 %. Prevalensi kasus balita stunting tertinggi terdapat di Kecamatan  Lima Puluh  sebesar 7,29%. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)  salah satu upaya dalam penanggulangan maupun pencegahan stunting , jenis bahan makanan yang dijadikan PMT dapat berupa bahan makanan local yaitu ikan Patin,  di Riau komoditas ikan patin  lebih tinggi dibandingkan ikan lainnya. Indonesia adalah pasar kedelai terbesar di Asia dengan produksi tempe terbesar di dunia.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan gizi dan sensori nugget daging ikan patin yang ditambahkan tempe dapat dijadikan salah satu solusi pemberian makanan tambahan balita sebagai usaha  pencegahan stunting. Jenis penelitian eksperimental dengan  desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) adalah jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Tahapan penelitian ini adalah 2 yaitu tahap penelitian pendahuluan untuk menganalisa penambahan jumlah tempe pada setiap perlakuan dan penelitian lanjutan yaitu pelaksanaan  uji sensoris dan analisa proksimat. Hasil penelitian ditemukan bahwa perlakukan paling yang paling disukai adalah penambahan 70% tempe baik dari atribut  warna, aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan yang terdapat pada nugget  yaitu Karbohidrat sebesar  22,2 %, Protein 4,9%, Lemak10,7 %, serat 5,5 %, kadar abu  0,1 % dan  Kadar Air 52,8 %.    Nugget ikan  berdasarkan SNI mengandung protein sebesar  5,0 %, Lemak 15,0% Kadar abu 2,5 % dan Kadar air  60%.

Referensi

1
Khoeroh H. Evaluasi Penatalaksanaan Gizi Balita Stunting. Unnes J Public Heal. 2017;
2
Kementerian Kesehatan Ri. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Balitbang Kemenkes Ri. 2018.
3
Pekanbaru Dkk. Profil Kesehatan Kota Pekanbaru. Dinkes Kota Pekanbaru. 2019.
4
Juhartini. Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Dan Bahan Makanan Campuran Kelor Terhadap Berat Badan Dan Hemoglobin (Studi Pada Balita Dengan Status Gizi Kurus Diwilayah Kerja Puskesmas Kalumpang Kota Ternate. 2016; Available From: Http://Ejournal.Stikesmajapahit.Ac.Id/Index.Php/Hm/Article/View/126
5
Kementrian Kelauatan Dan Perikanan Republik Indonesia. Kkp Dorong Tumbuhnya Kawasan Kampung Lele Dan Kampung Patin Di Riau. 2020; Available From: Https://Kkp.Go.Id/Artikel/24233-Kkp-Dorong-Tumbuhnya-Kawasan-Kampung-Lele- Dan-Kampung-Patin-Di-Riau
Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

1.
Kandungan Gizi serta Sensori Nugget Ikan Patin dengan Penambahan Tempe Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting . J Keskom [Internet]. 30 November 2023 [dikutip 29 Juli 2026];9(3):477-84. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1432

Artikel Serupa

1-10 dari 73

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama