Analisis Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis

Penulis

  • Dwiyan Maharani Mutiara Firdaus Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Semarang
  • Radi Radi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Gadjah Mada
  • Alfiyah Alfiyah Center for Health Behaviour and Promotion, Universitas Gadjah Mada
  • Elfi Rindiana Puskesmas Serayu Larangan, Kabupaten Purbalingga

DOI:

https://doi.org/10.25311/keskom.Vol12.Iss1.2217

Kata Kunci:

Tuberkulosis, Lingkungan Fisik Rumah, Faktor Risiko

Abstrak

Pendahuluan: Tuberkulosis menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Tuberkulosis dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya faktor lingkungan rumah. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor lingkungan rumah (Kepadatan hunian, jenis dinding, ventilasi rumah, dan jenis lantai) terhadap kejadian tuberkulosis di Wilayah Puskesmas Baturraden 1. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan kasus kontrol yang meneliti pengaruh variabel lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis. Sampel penelitian terdiri dari 48 kasus tuberkulosis dan 48 kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2023. Analisis data berupa univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan SPSS 23. Hasil/temuan: Analisis menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis di wilayah Puskesmas Baturraden 1 adalah kepadatan hunian (p value 0,025 OR: 5,549 95%CI: 1,362-22,604). Artinya responden yang tinggal di rumah dengan kepadatan yang tidak memenuhi syarat berisiko 5,549 kali lebih besar menderita tuberkulosis dibanding dengan responden yang tinggal di rumah dengan kepadatan penduduk memenuhi syarat. Variabel yang tidak berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis adalah jenis lantai, jenis dinding, dan ventilasi rumah. Simpulan: Faktor risiko kejadian tuberkulosis adalah kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat kesehatan, sehingga penting bagi Masyarakat untuk memperhatikan Tingkat kepadatan hunian.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

1. Mmolawa L, Siwelana T, Hanrahan CF, Lebina L, Martinson NA, Dowdy D, et al. Time to care-seeking for TB symptoms. Int J Tuberc Lung Dis. 2022;26(3):268–75.

2. WHO. Global tuberculosis report 2023 [Internet]. World Health Organization; 2023. Available from: https://iris.who.int/.

3. Navarro-Flores A, Fernandez-Chinguel JE, Pacheco-Barrios N, Soriano-Moreno DR, Pacheco-Barrios K. Global morbidity and mortality of central nervous system tuberculosis: a systematic review and meta-analysis. J Neurol [Internet]. 2022;269(7):3482–94. Available from: https://doi.org/10.1007/s00415-022-11052-8

4. TB Indonesia. Kemenkes RI. 2024 [cited 2024 Jun 6]. Dashboard Tuberkulosis Indonesia. Available from: https://tbindonesia.or.id/pustaka-tbc/dashboard/

5. Kemenkes RI. Kemenkes RI. 2023 [cited 2024 Jun 6]. Indonesia Raih Rekor Capaian Deteksi TBC Tertinggi di Tahun 2022. Available from: https://ayosehat.kemkes.go.id/indonesia-raih-rekor-capaian-deteksi-tbc-tertinggi-di-tahun-2022

6. Dinkes Banyumas. Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 2022 [Internet]. Banyumas: Dinkes Banyumas; 2023. Available from: http://dinkes.banyumaskab.go.id/news/42432/profil-kesehatan-kabupaten-banyumas-tahun-2022

7. Muslim B, Gusti A, Hidayanti R. Analysis Quality of House for The Incidence Tuberkulosis in Padang City. Vol. 4, Jurnal Kesehatan Global. 2021.

8. Lee JY, Kwon N, Goo G yeon, Cho S il. Inadequate housing and pulmonary tuberculosis: a systematic review. BMC Public Health [Internet]. 2022;22(1):1–12. Available from: https://doi.org/10.1186/s12889-022-12879-6

9. Pralambang SD, Setiawan S, Dayu Pralambang - S. Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis di Indonesia [Internet]. 2021 [cited 2024 Jan 31]. Available from: https://journal.fkm.ui.ac.id/bikfokes/article/view/4660/1303

10. Santoso UE, Khairani N, Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu P. Hubungan Kepadatan Hunian dan Ventilasi Rumah dengan Kejadian TB Paru pada Pasien Dewasa yang Berkunjung ke Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara. Vol. 4. 2020.

11. Kakuhes H, Sekeon SAS, Ratag BT, Kesehatan F, Universitas M, Ratulangi S, et al. Hubungan Antara Merokok dan Kepadatan Hunian Dengan Status Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. Vol. 9, Jurnal KESMAS. 2020.

12. BPK RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 [Internet]. 2023 [cited 2024 Jan 9]. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Details/245563/permenkes-no-2-tahun-2023

13. Martinez L, Cords O, Horsburgh CR, Andrews JR, Acuna-Villaorduna C, Desai Ahuja S, et al. The risk of tuberculosis in children after close exposure: a systematic review and individual-participant meta-analysis. Lancet. 2020 Mar 21;395(10228):973–84.

14. Alchamdani, Ningsi NP. Lingkungan Fisik Rumah dan Kejadian Tuberkulosis paru di Indonesia. J Penelit Kesehat Suara Forikes. 2022;13.

15. Sriratih EA. Analisis Faktor Lingkungan Fisik Dalam Ruang yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Negara Berkembang. 2021;9(4). Available from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

16. Radi R, Firdaus DMM. Review Article Literature Review : Determinant of Latent Tuberculosis Infection ( LTBI ) in Developing Country. Insight Public Heal J [Internet]. 2024;Vol 5 no 1(6). Available from: https://jos.unsoed.ac.id/index.php/iphj/article/view/12214

17. Rizkar Saputra M, Herlina N. Hubungan Antara Status Sosial Ekonomi dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Puskesmas, Studi Literature Review. Vol. 2. 2021.

18. Chan PC, Fang CT. The role of ventilation in tuberculosis control. Vol. 120, Journal of the Formosan Medical Association. Elsevier B.V.; 2021. p. 1293–5.

19. Handayani E. Analisis Risiko Mikrobiologi Udara Dalam Ruang Pada Puskesmas di Kota Semarang [Internet]. [Semarang]: Universitas Diponegoro; 2020 [cited 2024 Jan 9]. Available from: https://arpusda.semarangkota.go.id/uploads/data_karya_ilmiah/20210728130905-2021-07-28data_karya_ilmiah130456.pdf

20. Zurnaidah A, Ali H. Hubungan Faktor Lingkungan Rumah Terhadap Kejadian TB Paru BTA Positif di Wilayah Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. 2020.

21. Azzahra HF, Ode AS. Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif: Sebuah Studi Kasus Kontrol. J Ilmu Kesehat Masy. 2023;19(1).

22. Nur’aini, Suhartono, Raharjo M. Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dalam Rumah dan Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian TB Paru di Purwokerto Selatan Banyumas. J Kesehat Lingkung Indones. 2022;

Unduhan

Telah diserahkan

2025-03-28

diterima

2026-01-28

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

1.
Firdaus DMM, Radi R, Alfiyah A, Rindiana E. Analisis Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Mempengaruhi Kejadian Tuberkulosis. J Keskom [Internet]. 31 Maret 2026 [dikutip 1 April 2026];12(1):1-9. Tersedia pada: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/2217

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.