Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Suprapto Suprapto Jurusan Keperawatan Politeknik Sandi Karsa
  • Darmi Arda Prodi Keperawatan, Politeknik Sandi Karsa

DOI:

https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.957

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan, Cuci tangan, PHBS, Knowledge

Abstract

Efforts to improve the health status of the community are very important to achieve a better standard of living. One of the strategies to achieve public health status is to provide understanding, knowledge and awareness of the community to implement a clean and healthy lifestyle starting from oneself, family, school environment and the wider community. This activity aims to increase people's knowledge and understanding to have self-awareness and potential to maintain health through the introduction of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). The implementation method is carried out through : counseling on PHBS practices at the household level, PHBS counseling at the educational institution level, and proper hand washing practices for school students, community empowerment by keeping the environment clean. This activity involved the entire community of Barombong Village, Makassar City. The results of the activity showed that there was an increase in the knowledge and understanding of households and elementary school students about PHBS, and all students have been able to wash their hands properly.

ABSTRAK

Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik. Salah satu strategi untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman, pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk memiliki kesadaran dan potensi diri untuk menjaga kesehatan melalui pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode pelaksanaan adalah dengan; penyuluhan tentang praktek PHBS di tingkat rumah tangga, penyuluhan tentang PHBS di tingkat institusi Pendidikan dan praktek cuci tangan yang benar pada murid sekolah, pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat Kelurahan Barombong Kota Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman rumah tangga dan murid SD tentang PHBS dan seluruh murid telah mampu untuk mencuci tangan dengan benar.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Ikhtiaruddin, I., Priwahyuni, Y., & VGB, C. (2021). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Pencegahan Hipertensi Serta Pengukuran Tekanan Darah Untuk Deteksi Dini Hipertensi. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(1 SE-Articles), 10–19. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss1.898

Banun, T. S. (2016). Hubungan antara Pengetahuan PHBS dengan Pola Hidup Sehat Siswa di SD Tamanan. BASIC EDUCATION, 5(14), 1–378.

Briawan, D. (2016). Perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik jajanan anak sekolah dasar peserta program edukasi pangan jajanan. Jurnal Gizi Dan Pangan, 11(3), 201–210.

Brumana, L., Arroyo, A., Schwalbe, N. R., Lehtimaki, S., & Hipgrave, D. B. (2017). Maternal and child health services and an integrated, life-cycle approach to the prevention of non-communicable diseases. BMJ Global Health, 2(3), e000295.

Irawati, E. (2011). Gambaran Karakteristik Keluarga Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Tatanan Rumah Tangga di Desa Karangasem Wilayah Kerja Puskesmas Tanon II Sragen. Gaster, 8(2), 741–749.

Kartika, M., Widagdo, L., & Sugihantono, A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa Sekolah Dasar Negeri Sambiroto 01 Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 4(5), 339–346.

KemenKes, R. I. (2011). Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan: Panduan bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Minarni, E. W., Utami, D. S., & Prihatiningsih, N. (2017). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan budidaya sayuran organik dataran rendah berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), 147–154.

Nurhajati, N. (2015). Perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) masyarakat desa samir dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Jurnal Publiciana, 8(1), 107–126.

Prasanti, D., & Fuady, I. (2017). Penyuluhan Program Literasi Informasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Bagi Masyarakat Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), 129–138.

Rahmadiana, M. (2012). Komunikasi kesehatan: Sebuah tinjauan. Jurnal Psikogenesis, 1(1), 88–94.

Raksanagara, A. (2015). Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai determinan kesehatan yang penting pada tatanan rumah tangga di Kota Bandung. Jurnal Sistem Kesehatan, 1(1).

Suprapto, S. (2019). Kegiatan Penyuluhan Tentang Diabetes Militus di Kelurahan Barombong Kota Makassar. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 200–204.

Suprapto, S. (2021). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan Pemberian Sembako Era Pandemi Covid-19: Suprapto. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3). https://doi.org/https/doi.org/10.31960/caradde.v3i3.624

Suprapto, S., Herman, H., & Asmi, A. S. (2020). Kompetensi Perawat dan Tingkat Keterlaksanaan Kegiatan Perawatan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 680–685.

Umar, Z. (2008). Perilaku cuci tangan sebelum makan dan kecacingan pada murid SD di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 2(6), 249–254.

Prasanti, D., & Fuady, I. (2017). Penyuluhan Program Literasi Informasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Bagi Masyarakat Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), 129–138.

Rahmadiana, M. (2012). Komunikasi kesehatan: Sebuah tinjauan. Jurnal Psikogenesis, 1(1), 88–94.

Raksanagara, A. (2015). Perilaku hidup bersih dan sehat sebagai determinan kesehatan yang penting pada tatanan rumah tangga di Kota Bandung. Jurnal Sistem Kesehatan, 1(1).

Suprapto, S. (2019). Kegiatan Penyuluhan Tentang Diabetes Militus di Kelurahan Barombong Kota Makassar. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 200–204.

Suprapto, S. (2021). Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan Pemberian Sembako Era Pandemi Covid-19: Suprapto. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3). https://doi.org/https/doi.org/10.31960/caradde.v3i3.624

Suprapto, S., Herman, H., & Asmi, A. S. (2020). Kompetensi Perawat dan Tingkat Keterlaksanaan Kegiatan Perawatan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 680–685.

Umar, Z. (2008). Perilaku cuci tangan sebelum makan dan kecacingan pada murid SD di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 2(6), 249–254.

Downloads

Published

2021-08-31

How to Cite

Suprapto, S., & Arda, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(2), 77–87. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.957