Optimalisasi Peran Tokoh Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Pada Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Emy Leonita Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, STIKes Hang Tuah Pekanbaru
  • Nopriadi Nopriadi Fakultas Keperawatan, Universitas Riau2

DOI:

https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss3.1065

Keywords:

Community Leaders, Diabetes, Covid-19

Abstract

Indonesia is ranked 6th in the world for the number of people with diabetes. The current condition of the Covid-19 pandemic is barriers to the management of diabetes in all cities in Indonesia, as well as in Pekanbaru City, so that people are limited in getting health services. One of the efforts needed for diabetes management is health education. Health education targeting community leaders aims to increase the knowledge of community leaders about the management and prevention of diabetes complications so that they become role models in positive behavior change. Health education was carried out in Pekanbaru City to 30 community leaders. The methods used in education are online and offline lectures, discussions and health checks for participants. The result of the activity was an increase in the knowledge of community leaders in implementing diabetes prevention and control efforts during the Covid-19 pandemic. Therefore, community leaders were able to mobilize community members in preventing the incidence and complications of diabetes. The development and trainning for role of the community leaders in diabetes management in a planned manner needs to be carried out continuously to support the success of the program.

ABSTRAK

Indonesia menduduki peringkat ke-6 di dunia untuk jumlah penderita diabetes. Kondisi pandemic Covid-19 saat ini menghambat penatalaksanaan penyakit diabetes di seluruh kota di Indonesia, demikian pula di Kota Pekanbaru, sehingga masyarakat terbatas mendapatkan pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang diperlukan untuk penatalaksanaan diabetes adalah edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan dengan sasaran tokoh masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tokoh masyarakat tentang penatalaksanaan dan pencegahan komplikasi diabetes sehingga menjadi role model dalam perubahan perilaku positif. Edukasi kesehatan dilaksanakan di Kota Pekanbaru kepada 30 orang tokoh masyarakat. Metode yang digunakan dalam edukasi adalah metode ceramah secara online dan offline, diskusi dan pemeriksaan kesehatan bagi peserta. Hasil kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan tokoh masyarakat dalam menerapkan upaya pencegahan dan pengendalian diabetes pada masa pandemi Covid-19, sehingga tokoh masyarakat mampu menggerakkan anggota masyarakat dalam mencegah kejadian maupun komplikasi diabetes. Pengembangan dan pembinaan peran tokoh masyarakat dalam pengelolaan diabetes secara terencana, terus menerus perlu dilaksanakan untuk menunjang keberhasilan program. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Avdal E U, Kizilci S, Demirel N. (2011). The Effects of Web-Based Diabetes Education on Diabetes Care Results. Wolters Kluwer Health Lippincott Williams & Wilkins. Vol.29, No. 2, 101–106

Dinas Kesehatan Provinsi Riau, (2021) Penyebaran Kasus COVID-19 di Provinsi Riau. https://corona.riau.go.id/data-statistik: https://corona.riau.go.id/pekanbaru/

Hussaina A, Bhowmike B, Moreira N C. (2020). COVID-19 and diabetes: Knowledge in progress. Published by Elsevier. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2020.108142

International Diabetes Federation. (2017). IDF Diabetes Atlas. https://doi.org/http://dx.doi. org/10.1016/S0140-6736(16)31679-8

Kemenkes RI (2012). Data dan informasi kesehatan : penyakit tidak menular. Direktorat Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta

Kemenkes RI. (2019). Buku Saku tahapan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan bagi kader. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta

Komite Penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi Masional (KPCPEN), 2021. Peta sebaran COVID-19 indonesia (https://covid19.go.id/peta-sebaran).

Kurniawan, Kurniawan. (2020). Karakteristik Pasien Proliferative Diabetic Retinopathy Yang Diberikan Tindakan Vitrektomi Di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Periode Januari –Desember 2019. Skripsi-S1 Thesis, Universitas Hasanuddin.

Magfiroch A, Gamelia E, Masfiah S. (2017). Studi Komparasi Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus Antara Wilayah Pedesaan dan Perkotaan Kabupaten Banyumas. Laporan Penelitian Dana BLU Universitas Jenderal Sudirman Notoatmojo.

Soekidjo (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan, edisi revisi. PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Notoadmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. PT. Rineka Cipta. Jakarta

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan Kementrian RI tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materirakorpop2018 /hasil%20Riskesdas%202018.pdf

Satgas Covid, (2020 Jumlah kasus Covid 19 di Indonesia https://covid19.go.id/. (2020, 31 Desember ).. Diakses pada 1 Januari 2021 https://corona.riau.go.id/. (2020, 31 Desember ). Jumlah kasus Covid 19 di Provinsi Kepulauan Riau. Diakses pada 1 Januari 2021

Trisnowati Heni (2018) Pemberdayaan Masyarakat untuk Pencegahan Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (Studi pada Pedesaan di Yogyakarta). JURNAL MKM. 2018(14): 17-25

Van der Eijk M, Faber MJ, Aarts JW, Kremer JA, Munneke M, Bloem BR. Using online health communities to deliver patient centered care to people with chronic conditions. J Med Internet Res 2013;15 : e115

Downloads

Published

2022-01-09

How to Cite

Leonita, E., & Nopriadi, N. (2022). Optimalisasi Peran Tokoh Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Pada Masa Pandemi Covid-19 . Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 1(3), 1076–283. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss3.1065