Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Flyer Terhadap Pengetahuan Risiko Diabetes Pada Remaja di SMA Negeri 9 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.25311/keskom.Vol12.Iss1.2359Kata Kunci:
Kata kunci: Edukasi, flyer, pengetahuan, remaja, risiko diabetesAbstrak
Diabetes melitus kini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga remaja akibat pola makan tidak sehat dan rendahnya pemahaman mengenai konsumsi gula dan makanan pemicu diabetes, yang meningkatkan risiko penyakit degeneratif sejak usia muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media flyer terhadap pengetahuan risiko diabetes pada remaja. Dilakukan di SMA Negeri 9 Pekanbaru dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest, melibatkan 34 remaja kelas 10,11 dan 12 yang dipilih melalui stratified random sampling. Kriteria inklusi adalah siswa aktif yang bersedia mengikuti penelitian, sedangkan eksklusi adalah siswa yang tidak menyelesaikan seluruh intervensi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan risiko diabetes dan media edukasi flyer. Data dikumpulkan melalui pre-test sebelum intervensi dan post-test setelah pemberian edukasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan rata-rata pre-test 11,00 dan post-test 16,00. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p =0,001, yang mengindikasikan peningkatan pengetahuan remaja mengenai risiko diabetes secara signifikan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada efektivitas media edukasi sederhana dan berbiaya rendah untuk meningkatkan pemahaman kesehatan remaja, serta secara ilmiah berkontribusi sebagai bukti empiris pengembangan strategi promosi kesehatan preventif berbasis sekolah untuk pencegahan dini diabetes
Unduhan
Referensi
[1] Asriati A. Analisis perilaku konsumsi makanan dan minuman manis terhadap prediabetes remaja di Kota Jayapura. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2023;14(3):495–511. https://doi.org/10.22487/preventif.v14i3.970.
[2] WHO. Diabetes. World iHealth Organization. 2024. Available from: https://www.who.int/health-topics/diabetes#tab=tab_1
[3] Centers for Disease Control and Prevention (CDC). National Diabetes Statistic Report: Estimates of diabetes and its burden in the United States. Atlanta, USA: CDC; 2017. https://www.cdc.gov/diabetes/php/data-research/index.html.
[4] Telo GH, Cureau FV, Schaan BD. Prevalence of type 2 diabetes among adolescents in Brazil: Findings from Study of Cardiovascular Risk in Adolescents (ERICA). J Pediatr (Rio J). 2019;95(4):389–96. https://paulogentil.com/pdf/Prevalence%20of%20type%202%20diabetes%20among%20adolescents%20in%20Brazil%20-%20Findings%20from%20Study%20of%20Cardiovascular%20Risk%20in%20Adolescents%20%28ERICA%29.pdf.
[5] Candler TP, Mahmoud O, Lynn RM, Majbar AA, Barrett TG, Shield JPH. Continuing rise of type 2 diabetes incidence in children and young people in the UK. Arch Dis Child. 2018;103(8):737–44. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29460341/.
[6] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bahaya mengonsumsi makanan manis secara berlebihan. Jakarta, Indonesia: Kemenkes RI; 2023. https://ayosehat.kemkes.go.id/bahaya-konsumsi-gula-berlebihan.
[7] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta, Indonesia: Kemenkes RI; 2023. file:///C:/Users/acer/Downloads/17169067256655eae5553985.98376730-1.pdf.
[8] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil utama Riskesdas 2018. Jakarta, Indonesia: Badan Litbangkes; 2018. https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/riskesdas/ketersediaan-data/riskesdas-2018.
[9] Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru. Jumlah penduduk Kota Pekanbaru menurut kelompok umur dan jenis kelamin (Jiwa). Pekanbaru, Indonesia: BPS; 2023. https://pekanbarukota.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDIjMg==/jumlah-penduduk-kota-pekanbaru-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin.html.
[10] Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Profil kesehatan Provinsi Riau 2022. In: Herimen J, editor. Pekanbaru, Indonesia: Dinkes Provinsi Riau; 2022. https://dinkes.riau.go.id/sites/default/files/2023-11/Profil%20Kesehatan%20Provinsi%20Riau%202022.pdf.
[11] Sumartini E. Gambaran perilaku makan remaja. J Kesehat. 2022;6(1):1–8. https://ojskeperawatan.stikeskerishusada.ac.id/index.php/akperkeris/article/view/65/57.
[12] Shah K. 10 masalah umum remaja dan solusinya: Masalah sosial remaja. JBCN Int Sch Parel. 2024. https://www-jbcnschool-edu-in.translate.goog/blog/common-teenage-problems-solutions/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc.
[13] Elsayed NA, Aleppo G, Aroda VR, Bannuru RR, Brown FM, Bruemmer D, et al. Classification and diagnosis of diabetes: Standards of care in diabetes—2023. Diabetes Care. 2023;46(Suppl 1):S19–40. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36507649/.
[14] Patria SY. Mengenal diabetes mellitus pada anak [Internet]. Yogyakarta, Indonesia: RSUP Dr. Sardjito; 2021 [cited 2024 Sep 23]. https://sardjito.co.id/2021/11/18/mengenal-diabetes-melitus-pada-anak
[15] White NH. Long-term outcomes in youth with diabetes mellitus. J Pediatr Endocrinol Metab. 2019;32(4):355–63. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4662600/.
[16] Sheidaei A, Djalalinia S, Magliano DJ. The worldwide trend in diabetes awareness, treatment, and control from 1985 to 2022: A systematic review and meta-analysis of 233 population-representative studies. Lancet Glob Health. 2024;12(5):e789–803. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38827607/.
[17] Winda D, Trisnadoli A. Effectiveness of leaflet media on mother’s interest in information on balanced nutrition for toddlers. J Health Educ. 2023;11(2):202–7. https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIK/article/view/2571.
[18] Fitriyani W, Kurniasari R. Pengaruh media edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan diabetes mellitus pada remaja. J Untuk Masy Sehat. 2022;6(2):190–5. https://ejournal.urindo.ac.id/index.php/jukmas/article/view/2141.
[19] Marilyn J. Hockenberry, D. W. (2018). Wong’s Nursing Care of Infants and Children (11thed.).ElsevierHealthSciences. https://books.google.co.id/books/about/Wong_s_Nursing_Care_of_Infants_and_Child.html?hl=id&id=w7RqDwAAQBAJ&redir_esc=y
[20] Yudho Bawonno. (2023). Perkembangan anak & remaja (M. Yuliani (Ed.); 4th ed., Issue September). Https://www.researchgate.net/publication/374117463_perkembangan_anak_remaja.
[21] Heo, M., & Toomey, N. (2020). Learning with multimedia: The effects of gender and spatial ability. Journal of Educational Multimedia and Hypermedia, 29(1), 5–24. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103747.
[22] Lisna, A., Maria Lestari Silaban, E., Widdefrita, Audia Nadira, N., & Novelasari. (2023). Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Faktor Risiko DM Tipe 2 Menggunakan Metode Emo-Demo di SMA Adabiah 2 Kota Padang. Jurusan Promosi Kesehatan Mandiri, 1, 15–26. https://jurnal.poltekkespadang.ac.id/ojs/index.php/promkes/article/view/1292/244.
[23] Muwakhidah, M., Khanza, S. A., Rahmadita, A., & Athasya, A. K. (2023). Faktor Risiko Riwayat Keluarga, Imt Dan Lingkar Pinggang Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Surakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 19(1), 28. https://doi.org/10.26753/jikk.v19i1.1049
[24] Suwandewi A, Normeilida SA. Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan deteksi dini penyakit diabetes melitus pada remaja di SMAN 7 Banjarmasin. CNJ. 2023;7(1):43. https://journal.umbjm.ac.id/index.php/cnj/article/view/608/462.
[25] Adventus Kes M, Jaya IMM, Mahendra ND, Kep S. Buku Ajar Promosi Kesehatan. 2019. Http://repository.uki.ac.id/2759/1/bukumodulpromosikesehatan.pdf.
[26] Alit Suwandewi, Hiryadi, Noor Khalilati, Izma Daud, Mariani HR. Pengaruh metode explicit instruction terhadap peningkatan. 2023;4(2):99–108. https://ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNI/article/view/444/226.
[27] Muallif. Kelebihan dan kekurangan video pembelajaran. Universitas Islam An Nur Lampung 2024. https://an-nur.ac.id/kelebihan-dan-kekurangan-video-pembelajaran/.
[28] Solikah A, Widyasmoro H, Jamroji B, Khodijah S. Strategi penggunaan flyer di media sosial sebagai sarana untuk menarik minat baca masyarakat. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan. 2024;3(2):238–50. https://journal.academiapublication.com/index.php/jers/article/view/119/93.
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kesehatan Komunitas

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.























